2567
  2017-01-06       lembaransiaktifis.blogspot.co.id

Tahapan Taaruf dalam Islam

Islam mengajarkan kepada kita untuk mengenal calon pasangan atau jodoh kita dengan cara yang lebih baik dan santun dari sekadar pacaran. Dalam Islam pun tidak mengenal istilah pacaran. Yuk kita simak apa saja tahapan yang harus kita lalui dalam taaruf!

Safira Al Khansa 317 views

Assalamualaikum, moeslemates!

Siapa di sini yang sudah menginjak usia 20 tahun ke atas?
Ketika kita menginjak usia 20-an persoalan apa yang sering kita bahas kalau bukan menikah? Yupp, pada usia ini, entah sudah trennya, pasti deh dari mulai lingkungan kampus atau kerja, lingkungan rumah alias tetangga, sampai orang tua dan keluarga besar selalu membahas, “Kapan menikah?” Kalau sudah ditanya begitu sih aku hanya bisa senyum. Insya Allah secepatnya, doain aja. Sambil kasih senyuman paling manis. Hihi

Menikah itu adalah penyempurna separuh dari agama kita. Siapa yang gak mau ya kan? Apalagi bisa menghabiskan hidup bersama si dia yang diakui di dunia maupun akhirat. Bisa bermanja-manjaan, Sholat berjamaah, tahajjud bareng, makan bareng, dan segala aktivitas yang dapat dilakukan bersama secara halal pula, Subhanallah..

Dalam islam tidak ada yang namanya Pacaran lho moeslemates. Bahkan Allah pun sudah jelas mengatakannya pada Al-Isra`: 32

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan nista dan sejelek-jelek jalan.”

Islam mengajarkan kepada kita untuk menikah dengan cara yang lebih santun, yakni dengan proses ta’aruf. Ta’aruf sendiri memiliki penyempitan makna secara gramatikal nih moeslemates. Ta’aruf sebenarnya mempunyai arti perkenalan, tapi entah mengapa di Indonesia, ta’aruf diartikan berkenalan dengan lawan jenis untuk mengarah ke hubungan yang lebih serius seperti pernikahan dan memang Islam pun mengajarkan yang seperti itu. Yuk langsung saja kita simak apa saja sih rangkaian atau tahapan yang harus kita lalui dalam proses ta’aruf!

1. Ta’aruf (perkenalan)

Pada tahap ini kita diminta untuk saling bertukar CV (curriculum vitae) atau riwayat hidup kita untuk dapat dilihat oleh calon yang akan dikenalkan ke kita. Selain CV, pada tahap ini kita juga diminta untuk memberikan foto, hal ini dimaksudkan kita dapat saling mengenal wajah masing-masing. Oia, berbicara tentang CV, CV dalam taaruf ini berbeda ya moeslemates dengan CV jika kita ingin melamar kerja hihi..

Isi dari CV dalam taaruf kurang lebih berisi nama lengkap, nama panggilan, tinggi badan, berat badan, hobi, kegiatan, dan tak lupa visi dan misi pernikahan. Mengapa visi dan misi pernikahan juga dimasukkan? Hal ini dimaksudkan agar si calon dapat melihat tujuan kita membina pernikahan dan langkah-langkah kita untuk mencapai itu. Waah, Subhanallah.

Kalau tahap ini kedua pihak sudah ‘Sreg’ maka dilanjutkan pada langkah ke dua.

Iwehxvajjs9hfshtfiso Source: rumahtaaruf.com

2. Nazhor (lihat langsung)

Nah jika kita sudah saling tertarik satu sama lain, langkah selanjutnya adalah bertemu secara langsung. Tapi bukan berarti bertemu hanya berdua saja ya. Kalau itu sih namanya ‘kencan buta’ (seperti di drama itu loh). Disarankan dalam tahap ini ada orang ketiga atau keempat yang menemani kedua orang yang akan ketemuan, kalau bisa bahkan mahrom dari pihak perempuannya. Atau jika memang berhalangan, kita dapat meminta ditemani oleh teman kita yang sudah menikah.

Mengapa pada teman kita yang sudah menikah? Hal ini untuk menghindari ketertarikan pada si teman. Gak lucu dong kamu yang mau kenalan dengan calon mu, malah temanmu yang dapat. Xixi

Qna18ntfxwwnt9i26q6r Source: www.imgrum.net

3. Khitbah (Melamar)

Pada tahap sebelumnya, kalian dapat memanfaatkan momen itu untuk saling bertanya dan melihat sikap si calon. Sebenarnya setelah itu adalah tahap menimbang, tapi tidak aku masukkan secara spesifik ya. Dalam proses menimbang, kalian dapat diskusi dengan orang tua dan sahabat, dan yang pasti dan wajib ya diskusi juga sama Allah. Caranya gimana? Yaitu dengan solat Istikharah. Mintalah yang terbaik sama Allah. Kadang apa yang kita anggap baik, belum tentu menurut Allah baik, pun sebaliknya. Allah Maha Tahu, mana yang terbaik untuk hambaNya. Jadi, percaya aja sama hatimu dan pasrahkan pada Allah.

Setelah sudah solat istikharah dan restu orang tua sudah dikantongi, tahap selanjutnya adalah Khitbah atau melamar. Pada tahap ini, si gadis akan ‘diminta’ oleh keluarga lelaki untuk dijadikan istri oleh sang lelaki. Jika kedua pihak setuju segala persiapan pernikahan pun dapat segera dilaksanakan. Oia, jika seorang gadis sudah dikhitbah oleh seorang lelaki, maka haram bagi lelaki lain untuk mengkhitbahnya lagi.

4. Menikah

Tahapan terakhir dari proses ini sudah pasti adalah menikah, karena sejatinya muara dari seluruh ikhtiar kita tadi adalah untuk mencari dan mendapatkan pasangan yang insyaAllah selamanya. Jika kalian sudah ada pada tahap ini berarti kalian telah berhasil mendapatkan anugerah dari Allah dengan cara yang disukai Allah, aamiin.

Catatan:
Bagi para moeslemates yang ingin atau sedang dalam proses taaruf disarankan untuk tidak baper alias terbawa perasaan terlalu dini ya. Sebab, seluruh rangkaian ini kan untuk mendapatkan suami alias bukan sekadar pacar, jadi belum ada ikatan yang pasti kecuali hingga menikah nanti. Jadi saranku jalani proses yang ada Lillah karena Allah jangan terlalu cepat untuk menyemikan perasaan yang ada. Proses ini dapat saja tidak berlanjut jika salah satu pihak ada yang merasa kurang pas dan memang diperbolehkan untuk mundur. Nah kalau kalian udah baper duluan kan bakalan sedih pastinya huhu.

Yuk mulai sekarang kita memperbaiki diri lebih baik lagi moeslemates! Ambil cermin dekat kalian deh, lalu bercerminlah lihatlah pantulan dari cermin itu, jodoh kalian juga adalah cerminan dari diri kalian. Ingat ya:
“Perempuan yang baik untuk lelaki yang baik. Pun sebaliknya. Maka dari itu perbaikilah diri dan imanmu”

Semoga tulisan ini bermanfaat ya moeslemates!
Wassalamualaikum..

Nih, moeslemates aku kasih link dari youtube untuk meyakinkan kalian dalam memilih pasangan hidup. Selamat menonton yah :)

Safira Al Khansa Safira Al Khansa
"So which of the favors of your Lord would you deny?"
loading...
この記事が気に入ったらいいね!しようMoeslemaの最新情報をお届けします
Category: ISLAM


2413

Mitos Larangan Memotong Kuku Untuk Wanita Haid

Rini Amelia Updated at 2017-01-09
663

Sunnah Nabi Itu Memang Super

Deane Lene  Updated at 2016-08-26
1320

DIY : Wedding Veil

Fany Darrienda Updated at 2016-11-16
1747

Keseruan Acara Moeslema Curators Meet Up Batch II

Lidya O. Updated at 2016-12-06

no comments

FOLLOW US