2413
  2017-01-09       sinarhairan.com

Mitos Larangan Memotong Kuku Untuk Wanita Haid

Ada banyak hal-hal yang 'katanya' tidak boleh dilakukan wanita pada saat sedang berada dalam siklus haid, diantaranya memotong kuku dan rambut. Tapi apakah mitos yang melarang memotong kuku untuk wanita haid itu benar?

Rini Amelia 590 views

Assalamu 'alaykum Moeslemates,

Ada banyak hal-hal tertentu yang sering diragukan kebenarannya untuk dilakukan oleh seorang wanita selama masa haidnya. Katanya, tidak boleh potong kuku atau rambut karena potongan tersebut masih bagian tubuh yang masih berhadats dan tidak boleh dibuang. Tapi, dalam pandangan Islam sendiri apakah hal ini benar ataukah ini hanya mitos yang sebaiknya tidak diikuti?

Nah… bagi Moeslemates yang masih belum mengetahui hukumnya, yuk lanjut baca artikel ini.

Hukum Memotong Kuku dan Rambut

Source: wanitashalihah.com

Jadi Moeslemates, setelah ditelisik lebih terutama tentang hukum bagi perempuan untuk memotong kuku dan rambutnya selama masa siklus haid, ternyata hukumnya boleh-boleh saja.

Apalagi, jika memotong kuku dan rambut itu merupakan hal yang sebaiknya Moeslemates lakukan jika alasannya untuk menjaga kebersihan diri. Tidak usah ragu untuk segera memotongnya karena kebersihan juga merupakan sebagian dari iman. Moeslemates juga tak harus menyimpan bagian kuku dan rambut yang telah dipotong hingga siklus berakhir dan saat melakukan mandi junub.

Tambahan lagi, tak ada larangan bagi seorang wanita untuk bersisir selama ia haid. Larangan bersisi ini muncul karena katanya ada ketakutan rambut yang disisir akan jatuh karena rontok. Dalam sebuah riwayat diceritakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam bahkan tidak melarang Aisyah, istrinya, bahkan menyuruh Aisyah untuk bersisir walaupun beliau tahu istrinya sedang haid pada saat sedang berhaji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda kepada Aisyah radhiallahu’anha:

“Uraikanlah kepangan rambutmu dan bersisirlah, mulailah untuk ibadah haji dan tinggalkan ibadah umrah.” (HR. Bukhari No. 1556 dan Muslim No. 1211)

Begitulah hukumnya Moeslemates.

Jadi sekarang, Moeslemates tidak perlu bimbang dan ragu lagi ya.


Rini Amelia Rini Amelia
an aspiring writer
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


no comments

Follow Moeslema on SNS