2412
  2017-01-08       wpc.21684.lambdacdn.net

Review Novel: Critical Eleven

Novel tentang kisah sepasang suami isteri yang pernah sangat jatuh cinta satu sama lain. Namun, harus mengalami kerenggangan hubungan selama 6 bulan akibat masalah rumah tangga yang pelik.

santi lisnawati 345 views

Dalam dunia penerbangan, terdapat istilah 'critical eleven' yaitu kondisi kritis saat penerbangan pesawat rawan mengalami kecelakaan. Critical eleven mengacu pada 3 menit setelah pesawat take off dan 8 menit sebelum landing.

Ika Natassa selaku penulis novel ini mengadopsi momen 'critical eleven' tersebut pada pertemuan kedua tokoh utama novel ini saat berada dalam pesawat. Di mana pemeran utama wanita di novel menganggap 'critical eleven' dalam sebuah hubungan adalah 3 menit pembentukan kesan awal saat ngobrol, lalu 8 menit terakhir untuk menilai kesan apakah lawan bicara ingin melanjutkan hubungan dari obrolan tersebut atau malah sebaliknya.

Sinopsis novel

Source: Dok. pribadi

Tanya Baskoro (Anya), seorang konsultan sukses dengan jam terbang tinggi melakukan penerbangan untuk tugas dinas di luar negeri. Di dalam pesawat yang membawanya itulah ia bertemu Aldebaran Risjad (Ale), seorang pekerja off shore yang kebetulan duduk bersebelahan dengannya.

Perjalanan jauh berjam-jam yang mereka tempuh dengan pesawat jadi begitu menyenangkan berkat topik obrolan yang 'klik'. Dari obrolan tersebut, keduanya sudah jelas merasa tertarik satu sama lain hingga memutuskan untuk bertukar kontak dan stay in touch.

Setelah cukup lama berpacaran akhirnya mereka pun menikah. Anya tetap santai dan menyibukkan dirinya dengan pekerjaan sekalipun Ale harus bekerja di off shore selama 5 minggu, baru kemudian bisa pulang kembali ke Jakarta.

Kehidupan pernikahan mereka begitu mesra dan baik-baik saja hingga akhirnya Anya harus kehilangan bayi dalam kandungannya. Ale tanpa sadar menyakiti perasaan Anya atas kehilangan anak mereka. Kejadian ini membuat Anya sangat terpukul dan sakit hati hingga tak bisa memaafkan Ale.

Mereka tetap tinggal dalam satu atap tapi pisah ranjang. Anya tetap rutin membuatkan sarapan untuk Ale setiap paginya walaupun enggan menyapanya dengan hangat. Hubungan dingin tersebut Ale jalankan selama 6 bulan mengikuti kemauan Anya yang masih sangat marah padanya.

Selama itu pula mereka larut dalam kesedihan masing-masing atas duka kehilangan Aidan, bayi mereka yang telah tiada. Sampai akhirnya, Ale berusaha keras memperbaiki dan menebus semua kesalahannya pada Anya.

Review novel

Novel ini memiliki alur cerita maju-mundur, terdapat banyak selipan flash back adegan di masa lalu dalam penulisan. Yang paling saya suka adalah gaya penulisan Ika Natassa dengan konsep orang pertama yang dilihat dari angle kedua pemeran utama sekaligus, Anya dan Ale. Dengan begitu, pembaca akan bisa lebih jelas menilai apa yang sebenarnya ada dalam benak kedua tokoh tersebut.

Source: Dok. pribadi

Yang lebih unik lagi adalah pembatas buku berbentuk boarding pass ini. Pertama kali saya lihat, kesan yang saya dapat adalah "Wow, niat banget! Mentang-mentang tokoh utamanya ketemu dan saling suka di dalam pesawat."

Boarding pass ini rasanya betul-betul mewakili mereka, yang memang sering banget bepergian jarak jauh dengan pesawat atas tuntutan profesi masing-masing. So simple but means alot to me yang suka banget sama hal-hal detail kayak gini :)

Rencananya novel ini akan difilmkan dan tayang di tahun 2017. Film Critical Eleven ini akan dibintangi oleh Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Sembari menunggu filmnya tayang, baca novelnya dulu yuk biar gak penasaran :)

santi lisnawati santi lisnawati
writing and traveling enthusiast
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
santi lisnawati
santi lisnawati
writing and traveling enthusiast

no comments

Follow Moeslema on SNS