2394
  2017-01-07       karuta.game.coocan.jp

Mengenal Jepang: Let's Catch Karuta! Part 1

Karuta adalah permainan kartu Jepang yang memiliki cara bermain yang unik yang hampir semua orang Jepang pernah memainkannya.

Lidya O. 141 views

Halo Moeslemates!

Mumpung masih di suasana tahun baru, izinkan saya memperkenalkan ke kalian pada salah satu budaya Jepang yang konon katanya amat populer saat perayaan tahun baru. Karuta, atau bisa disebut juga permainan kartu Jepang. Cara bermainnya mudah, kamu hanya perlu satu orang untuk membacakan dan dua orang atau lebih yang bermain mencari kartu yang dibacakannya tersebut. Namun ada beberapa jenis karuta yang bisa dibedakan dari tingkat kesulitan puisi-puisinya. Salah satu yang tersulit adalah Hyakunin Isshu.

Jenis Karuta Hyakunin Isshu

Source: www.tofugu.com

Kumpulan puisi-puisi hyakunin adalah koleksi terbaik puisi tradisional Jepang yang memiliki 5 baris. Baris pertama dan ketiga masing-masing memiliki 5 huruf, sedangkan baris kedua, keempat, dan kelima masing-masing memiliki 7 huruf. Kartu dengan baris pertama, kedua, dan ketiga disebut kaminoku atau bagian pertama. Kemudian, kartu dengan baris keempat dan kelima disebut shimonoku atau bagian akhir. Di dalam permainan karuta, satu orang wasit membaca kaminoku, dan kedua pemain berusaha mencari shimonoku yang cocok. Wah, sulit banget ya Moeslemates!

Gambar di samping adalah salah satu adegan permainan karuta dalam film "Chihayafuru" yang sudah pernah saya review di Moeslema.

Cara Bermain Karuta Hyakunin Isshu

1. 100 kartu dibalikkan dan diacak di atas lantai tatami.
2. Kemudian, masing-masing pemain mengambil 25 kartu.
3. Lalu, masing-masing pemain akan meletakkan 25 kartu miliknya di lantai tatami. Kartu milik sendiri diatur ke dalam tiga baris (atas, tengah, bawah) agar tulisannya bisa terbaca dari arah si pemain.
4. Setelah 15 menit bersiap-siap, permainan dimulai.
5. Sebelum bermain, para pemain akan membungkuk di depan satu sama lain dan di depan wasit dan mengucapkan "yoroshiku onegaishimasu" yang artinya "mohon bantuannya".
6. Kemudian, pemain bersiap mendengar pembacaan kartu dari wasit.
7. Pemain yang berhasil menemukan shimonoku pasangan dari dalam kartu sendiri, si pemain tidak boleh memberikan kartu ke lawan. Sebaliknya, jika menemukan shimonoku pasangan dari kartu lawan maka pemain boleh memberikan satu kartu sesukanya ke lawan. Saat memberi kartu, kartu diputar agar tulisannya bisa terbaca oleh lawan.
8. Setelah satu ronde, para pemain kembali merapikan susunan kartu mereka sebelum ronde berikutnya dimulai.
9. Sesaat sebelum membacakan kaminoku baru, si wasit akan membacakan shimonoku dari ronde sebelumnya. Dan pemain yang kartu milik sendiri habis, dialah pemenangnya.
10. Setelah selesai bermain, mereka saling membungkuk dan mengucapkan terimakasih.

Kalau diperhatikan, semua kartu-kartu ini ditulis menggunakan huruf hiragana. Jadi bisa dikatakan permainan ini cocok untuk segala umur karena bisa dibaca oleh anak kecil Jepang sekalipun.

Source: noren-id.com

Walaupun Jepang saat ini sudah tidak begitu lagi menghidupkan permainan karuta, masih ada juga lho yang benar-benar suka dengan karuta dan mengikuti perlombaannya. Sebagai orang asing, menonton orang yang bermain karuta saja sudah antusias, apalagi jika diizinkan bermain langsung. Rasa-rasanya, permainan ini cukup bagus melatih kita menghafal hiragana dan listening bahasa Jepang ya.

Well, sebenarnya saya sudah penasaran banget dengan karuta sejak pertama kali nonton "Chihayafuru". Beberapa hari yang lalu, saya juga mendapatkan hadiah karuta jenis Iroha. Nah, supaya buat kalian penasaran, cukup sekian dulu di artikel kali ini dan saya akan melanjutkannya di bagian kedua. Tetap simak artikel-artikel saya tentang dunia Jepang ya!

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS