2379
  2017-01-12       movie-sheets.com

Review Film : Wolf Children (2012)

Penasaran ingin tau tentang review film yang satu ini? Simak reviewnya di artikel berikut ini.

Syanin Ss 432 views

Assalamu Alaikum Moeslemates,

Film-film yang bisa bikin penonton terbawa bisa dibilang susah, karena biasanya mayoritas manusia bakal otomatis lupa sama hal-hal yang menurut mereka ngga begitu penting. Sama halnya kaya film, semisal filmnya kurang seru atau flat, biasanya orang-orang bakal cepet banget lupanya. Kali ini aku mau perkenalin Wolf Children, film ini sebenarnya jalan ceritanya ngga meledak-ledak menurutku, filmnya bikin penonton ngga miss sama apa yang ingin disampaikan. Meskipun film ini bukan genre film yang aku suka, tapi minimal aku bisa nikmatin jalur ceritanya. Meskipun lebih sering aku skip sedikit karena ngga sabaran. Penasaran dengan reviewnya? Yuk simak uraiannya dibawahnya.

Tentang Film

Film yang telah memboyong 19 penghargaan, dan masuk dalam 6 nominasi skala internasional ini disutradarai oleh Mamoru Hosoda. Film ini resmi dirilis pada tahun 2012 lalu, untuk genre nya sendiri Mamoru Hosoda memilih tema animasi, drama, family, dan juga fantasy. Selain itu film ini juga berdurasi 117 menit.

Sinopsis

Kisah Wolf Children bermula ketika Hana berjumpa dengan seorang pemuda di kampusnya. Tidak perlu saya jelaskan bagaimana, tapi tak lama kemudian mereka pun saling jatuh cinta. Saat itulah Hana mengetahui bahwa pacarnya tersebut bukanlah seorang manusia biasa. Ia adalah seorang manusia srigala (werewolf). Kedengaraanya seperti Twilight, bukan? Tapi percayalah cerita film ini jauh-jauh lebih baik dari kisah percintaan cewek emo dan Vampir berkilau tersebut. Meski dengan kenyataan tersebut Hana tetap mencintai pacarnya tersebut dan kemudian mereka pun berumah tangga, lalu dikaruniai dua orang anak, Ame dan Yuki. Namun, suatu hari si ayah meninggal karena kecelakaan (tenggelam di sungai).

Review Film

Source: wall.alphacoders.com

Sebenarnya filmnya layak tonton, permasalahannya adalah, film ini masuk kategori film anak tapi ada apa dengan adegan awalnya? ITU KENAPA ADA ADEGAN 'ITU' DI AWAL? Agak kaget. Untung pas nonton filmnya lagi sendirian ngga ada anak kecil, jadi saran aku kalau yang nontonnya lagi sama anak kecil mending adegan awalnya di skip aja. Langsung masuk ke inti ceritanya. Meskipun ngga diliatin detailnya tapi menurutku 'adegan awal itu' tetep aja ngga pantes di tonton anak kecil. Tapi dari pertengahan ke belakang ceritanya bagus banget. Feelnya dapet, pesan moralnya dapet, soal bagaimana perjuangan seorang ibu yang sendirian berusaha besarin kedua anaknya setelah suaminya mengalami suatu insiden yang mematikan. Sedangkan kedua anaknya bukan anak biasa, anak dari manusia separuh serigala. Bisa bayangin repotnya?

Source: wall.alphacoders.com

Ada momen dimana akhirnya sang ibu, Hana, sempat kebingungan harus membawa anak-anaknya yang sakit kemana. Ke dokter hewankah? Atau ke dokter anak? Sedangkan kedua anaknya separuh manusia, separuh serigala.

Source: wall.alphacoders.com


Dari segi alur sendiri Wolf Children ini bikin penonton tidak tersesat sendirian di tengah alur, alurnya halus tapi pas dan nembak langsung ke sasaran. Tapi kalau dari segi ending pasti banyak yang diawalnya keliatan A ternyata akhirnya bisa Z. Pokoknya endingnya agak ngga ketebak kalau menurutku.

Source: wall.alphacoders.com

Mau bilang sad ending, tapi bukan sad ending karena akhirnya seluruh tokoh utamanya menemukan jalannya masing-masing, mau bilang happy ending tapi kok agak gimana. Yah intinya aku ngerti kenapa Mamoru Hosoda dijuluki the next Hayao Miyazaki. Mereka sama-sama jago memainkan perasaan penontonnya.

Source: wall.alphacoders.com

Jadi kesimpulannya, menurutku film ini aman ditonton anak dibawah umur asal adegan awalnya diskip langsung ke inti cerita. Dan film ini juga aku rekomendasiin buat kamu yang males mikir dan suka sama alur yang mengalir, karena ceritanya bener-bener ngga bakal bikin kamu ngga faham sama apa yang disampaikan, kamu ngga baca teks pun cuma liat gambarnya pasti faham. Tapi sayangnya aku kurang begitu suka sama genre film ini, meskipun aku suka sama filmnya, tapi kalau udah ketemu genre gini tuh bikin geregetan kesel sendiri ngga tau kenapa. Karena menurutku endingnya ngeselin, kenapa anaknya harus ninggalin ibunya dan milih jadi serigala gunung? Tuhkan spoiler. Sebelum aku spoiler lebih jauh kamu bisa menyimak sedikit trailer dari Wolf Children ini.

Rating

Wolf Children memiliki rating 8,5/10 versi imbd, sedangkan dilansir dari Telegraph Wolf Children memiliki nilai sempurna 100. Wah, wah, Moeslemates bagaimana sudah siap untuk menonton film satu ini?

Cast

 Hana (花) - Aoi Miyazaki

 The Wolfman → Takao Osawa

 Yuki (雪) → Haru Kuroki,

 Ame (雨) → Yukito Nishii

 Sōhei Fujii → Takuma Hiraoka

 Ibunya Sōhei→Megumi Hayashibara

 Grandpa Nirasaki →Bunta Sugawara

 Mr. Nirasaki → Takashi Kobayashi

 Mrs. Nirasaki → Tomie Kataoka

 Mr. Tanabe (田辺) → Shota Sometani

 Hosokawa (細川) → Tadashi Nakamura

 Yamaoka (山岡) → Tamio Ōki

Wolf Children Official Trailer

Nah, Moeslemates itu tadj sedikit review singkat film Wolf Children :D

Syanin Ss
Syanin Ss
Neverland❤
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Syanin Ss
Syanin Ss
Neverland❤

no comments

Follow Moeslema on SNS