21
  2016-08-10    

Japan Islamic Beauty Trip: Day one, Enchanting Yokohama

Reshare cerita perjalanan pertama saya ke Jepang

Dian Kurnia Utami 57 views

Assalaamu’alaykum!
Haloo moeslematees. Finally day one’s story~~~

Di hari pertama ini, saya berkesempatan pergi ke Yokohama. Dulu, Yokohama adalah sebuah tempat atau nama daerah yang hanya saya dengar dari buku sejarah, berita, dan kartun. Alhamdullah akhirnya saya bisa ke sini. Yokohama ini adalah salah satu kota besar di Jepang yang berada persis di sekitar Tokyo bay. Saya mengunjungi sebuah taman yang berada di pinggir laut yaitu Yamashita Park , 横浜赤レンガ倉庫 dibaca Yokohama Akarenga Souko atau Red Brick Warehouse yang merupakan salah satu ikon Yokohama dan tempat terjadinya banyak event menarik di Yokohama, dan juga Yokohama Cosmo World yang merupakan taman bermain.

Perjalanan ditempuh sekitar satu jam dengan subway dari stasiun dekat rumah, Higashi Koenji, tapi kemudian lanjut lagi naik kereta lain. Saya lupa turun di stasiun apa, tapi yang jelas begitu turun kami bisa liat Yokohama Landmark Tower dan juga Yamashita Park. Yamashita park ini asik banget buat piknik. Soalnya saya sempat melihat beberapa orang menggelar tikar sambil makan-makan di pinggir laut. Pengen ._.

Ada satu hal yang saya perhatikan di Yamashita park. Entah bagaimana ceritanya, taman ini menurut saya mirip sama Herastrau Park yang ada di Bucharest, Romania. How nostalgic…

Pilarnya mirip!

 

Setelah saya liat-liat ternyata pilarnya yang bikin mirip. Sayangnya saya ngeliat Herastrau Park di akhir musim dingin, jadi di taman ini belum keliatan ada bunga-bunganya. Ga begitu mirip sih, cuma setipe, atau saya aja sih yang baper ._.

Sebenernya perjalanan saya ke Jepang ini juga akan diabadikan dalam bentuk video, setiap hari saya mendapatkan make over dari Mba Carolina Septerita dan Mba Murni dari Wardah. Seperti yang saya tulis di artikel OOTD, make up saya hari ini mengusung tema no-makeup-makeup. Menurut Mba Carol, alasannya adalah untuk tetap terlihat fresh saat bepergian tanpa riasan yang terlihat terlalu heboh. Jadi tips pertama saat bepergian dari Mba Carol adalah Travel make up = no-makeup-makeup. Kalau dipikir-pikir, iya sih, logikanya kalo travel kita mungkin lebih nyaman membawa barang seminimal mungkin. Jadi kalau pake no-makeup-makeup buat touch upnya pun mudah.

Proses make over by Mba Carol

Hot to get my look:

Gunakan Wardah Vitamin C Serum sebagai tahap paling awal. Serum ini berfungsi untuk mencerahkan wajah dan mengenyalkan kulit.

1. Gunakan Wardah DD Cream sebagai base. Uniknya, DD cream ini hasilnya paling matte kalau dibandingkan dengan BB dan CC cream. Jadi penggunaan bedak hanya di T-zone jika diperlukan.

2. Gunakan eyeliner putih di waterline for another brightening effect. Apalagi yang travel, ini bisa membantu meminimalisi muka terlihat lusuh akibat lelah di perjalanan.

3. Selanjutnya saya mengenakan Wardah Perfet Curl Mascara, kalau diperlukan tight line the eyeline dengan pensil liner berwarna gelap.

4. Selanjutnya bagian yang ga pernah boleh ketinggalan, pensil alis! Mana yang alis nya susah lepas dari pensil alis??

5. Untuk blush on dan lipstick, Mba Carol menyarankan warna-warna kalem supaya kesannya lebih natural dan keut. Inilah hasilnya.

My look just as the posting banner
Make up and stylist by Mba Carol

Oh iya FYI moeslemate, saya di makeup-in di Yamashita Park loh. Agak jadi bahan tontonan juga sih, tapi cuek aja lah. Anggap aja ini lathian mental ya kan? Hihi..

BTS, liat kaan betapa totalnya videographer kami :)

Setelah keliling sekitar taman, saya ke arah pinggir laut di dekat NYK Hikawamaru atau NYK Maritim Meuseum. NYK Hikawamaru ini adalah kapal pesiar yang sudah tidak beroperasi lagi lalu kemudian dibuat menjadi museum. Saya hanya melihat kapal ini dari luar sih, tapi kapalnya besar (iyalah, fyi kapal ini tadinya melayani jalur Kobe, Jepang ke Seattle, Australia loh). Kapal ini cukup banyak dijangkar agar stay on position. Yang buat jangkarnya menarik bukan jumlahnya, tapi burung camar yang baris di rantai jangkar. Kalau kalian mau liat, bisa di cek di video teaser Japan Islamic Beauty Trip di IG moeslema.com atau video di bawah ini.

Sebenarnya, ada tulisan dilarang memberi makan burung di area tersebut. Tetapi menjelang sore, ada Ojii-San atau kakek-kakek yang memberi makan burung-burung camar tersebut dengan roti. Karena penasaran, akhirnya saya ikut mencoba memberi makan burung. Kebetulan kami juga bawa roti hari itu, biasa bekal perjalanan. Sebenernya agak ngeri sih, puluhan burung terbang memperebutkan makanan di tangan kita. Kalau dipatuk gimana? Alhamdulillah saya ga dipatuk. Tapi watch out, burung-burung camar ini suka mem-bombing dengan pup. Salah satu videographer kami kena bombing waktu take video saya yang sedang mencoba memberi makan burung camarnya ._.

Selesai keliling dan memberi makan burung, saya beralih ke tujuan selanjutnya. Akarenga. Kami pergi menggunakan water bus untuk sampai ke sana. Sebenarnya jalan juga bisa sih, tapi jarak tempuhnya lumayan. Jadi ketimbang menghabiskan energy disini, lebih baik disimpan dulu energinya sambil menikmati indahnya laut di Yokohama.

Perjalanan ke Akarenga dengan water bus hanya memerlukan sekitar sepuluh menit. Tempat pemberhentiannya pun berada persis di ujung Akarenga ini. Di Akarenga ini perjalanan saya ditemani oleh seorang anak kecil asli Jepang, namanya Mi-Chan dan dia nyaris tidak berbahasa Inggris. Mi Chan ini baru 8 tahun tapiiiii semangatnya yaa ampuun. Dia menemani saya keliling Akarenga dan Cosmo World tanpa mengeluh. Setiap saya bertanya soal sesuatu pun dia menjelaskan dengan penuh semangat. Mi-Chaaaaaaan aiitakataaa :”)

Teh Azki, Mba Fida, Mi-Chan dan Keluarga, Saya

Teh Azki, Mba Fida, Mi-Chan dan Keluarga, Saya

Akarenga ini sekarang semacam ruko berisi macam-macam toko (sampai groceries store pun ada), café-café, dan jajanan-jajanan yang saya berusaha mati-matian menahan diri karena saya kurang tau nasib halal-haramnya jajanan-jajanan ini. Tapi saya sempat beristirahat di salah satu café sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cosmo World bersama Mi-Chan.

My favourite picture with Mi-Chan at Akrenga

Selagi saya di Akarenga, saya sempat bertanya ke Mi-Chan, “Itu apa?” sambil menunjuk ke arah komedi putar. Soalnya jujur sebelumnya saya tidak tahu kalau ada taman bermain, jadi saya pikir itu cuma komedi putar biasa. Mi-Chan kemudian menjelaskan kalau disitu ada tempat bermain dan komedi putar itu merupakan komedi putar paling besar di Jepang. Usut punya usut, komedi putar ini dibuat tahun 1989 dengan diameter luar mencapai 100 m. Awalnya saya tidak begitu percaya kalau komedi putar itu adalah yang terbesar sampai detik-detik mendekati Cosmo World dan baaaam, MasyaaAllah. For sure ini besaaaar sekali. Sayangnya karena antrian wahana permainan terlalu panjang dan hari sudah gelap, saya cuma main beberapa permainan khas festival bersama Mi-Chan. Tapi biar belum sempat naik, pengalaman saya bersama Mi Chan adalah hari dimana semuanya menyenangkan biarpun saya benar-benar mem-brain storming-kan diri karena Bahasa Jepang saya yang bahkan pas-pasan pun belum sampai. Soal biaya peramainan disini, seperi tembak-tembakan dan semacamnya sekitar 100 – 200 yen. Kalau kemampuan kalian bermain game-game seperti ini bagus, saya sangat menyarankan main disini. Kenapa? Soalnya hadiahnya lebih menarik dari yang biasa saya jumpai di Indonesia.

Saya dan Mi-Chan foto sambil istirahat di Cosmo World

 

Hampir seharian ini kegiatan saya di shoot loh moeslemate. Sebagai talent dan bisa dibilang sangat awam, perasaan saya campur aduk. Tapi yang pasti saya juga mau hasil video dan fotonya bagus jadi sebisa mungkin saya berusaha menampilkan yang terbaik. Tapi overall, buat video kaya gini menyenangkan sekali. Saya salut banget sama videographernya, Mas Fuad dan Mas Armand yang kemana-mana bawa peralatan tempur lengkap. Otsukareeeee :”)

Oh in case nanti videonya sudah jadi dan kalian ngerasa ada yang salah sama cara jalan saya, Jepang lagi ga gempa kok. Saya nya aja sih yang salah –“

Bagaimana menurut kalian tentang hari pertama saya? Menyenangkan? Banget! Kalau kalian mau ke Yokohama dan perlu informasi lebih detail kalian bisa cek di www.yokohamajapan.com loh. Disitu banyak info yang lengkap dan update soal Yokohama.

Semoga suatu saat, moeslemate yang penasaran sama Yokohama bisa kesana yaa. Semoga saya juga bisa kesana lagi buat keliling lebih lagi, hihi. Ini sih bisa jadi saya perlu lebih dari satu bulan buat mengarungi Tokyo sampai puas.

Amiin yaa Rabbal ‘aalamiin.

Wefie time :)

Sampai bertemu di Day Two’s diary yaa! Lebih banyak cerita yang menanti untuk dibagi.

IT`S TIME TO SHARE YOUR OWN STORIES

 

Lots of Love

Dian Kurnia Utami

Wassalaamu’alaikum

Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS