2084
  2016-12-30       upload.wikimedia.org

Mengenal Jepang: Tsundere? (Part 3)

Bagian ketiga dari artikel sebelumnya.

Lidya O. 35 views

Halo Moeslemates! Ketemu lagi di artikel ketiga tentang salah satu budaya dan keunikan Jepang yaitu tsundere. Karena ini adalah sesi terakhir, simak yuk dari yang pertama!

Seperti yang sudah saya jelaskan di awal, sebenarnya "tsundere" ini termasuk salah satu karakter tokoh anime di Jepang yang populer dan memiliki keunikan tersendiri. Dan tidak ada salahnya juga kalau kita mengaitkannya di kehidupan nyata. Pertanyaannya adalah: jika karakter ini benar-benar ada di kehidupan sehari-hari, kira-kira bagaimana cara menghadapi sifat seperti ini ya?

How to Attract Them?

Source: penulispro.net

Memiliki sifat yang mampu berubah dalam waktu bersamaan atau di dalam satu waktu memang kelihatan sedikit membingungkan bagi kita yang biasa-biasa saja. Tapi ada beberapa hal penting yang perlu kita tekankan di sini bahwa orang-orang yang memiliki karakter mirip dengan tsundere sebaiknya jangan terlalu dibawa serius. Mereka hanya tidak bisa mengungkapkan apa yang sesungguhnya dirasakan dan tidak mengerti bagaimana mengutarakannya.

Saat lagi kalem, mereka akan baik dan perhatian banget sama keluarga maupun teman-temannya. Orang yang memiliki karakter seperti ini biasanya akan sangat menyenangkan saat moodnya baik.

Source: mediacinta.com

Tapi kalau lagi marah bisa nyeremin banget dan meledak-ledak seperti api. Saat-saat seperti ini, jangan pernah tanggapi dengan emosi juga. Sama sebenarnya dengan karakter wanita pada umumnya begitu emosi mereka sedang panas-panasnya. Kalau diladenin dengan amarah juga, bisa sampai bertengkar lho. Jadi, baiknya diam saja dulu dan tidak perlu banyak bicara.

Source: cdns.klimg.com

Tipikal karakter ini bisa benar-benar dipercaya juga bisa sebaliknya. Terkadang, mereka meluapkan emosi dan perasaan dengan ungkapan kata-kata yang berlebihan atau menjurus pada sesuatu yang bersifat agak tidak jujur. Jadi, kalau sudah bicara yang agak ngawur, ikuti saja. Dan perhatikan alurnya. Biasanya, di menit pertama mereka akan berkata A, kemudian jika emosinya sudah mereda dan sudah mampu mengutarakan pendapatnya, mereka akan berkata B. Karena terkadang, mereka tidak berniat untuk bohong kok. Hanya saja, sulit untuk mengutarakan yang sebenarnya terjadi.

Kalau bisa saya simpulkan, dengan adanya karakter seperti ini, kita jadi bisa belajar untuk menahan emosi dan sabar ya Moeslemates. Jangan langsung juga menilai mereka memiliki kelainan atau penyakit dan sebagainya, karena belum tentu apa yang mereka alami itu sesuai dengan yang kita duga. Kalau kamu punya teman seperti ini, saya rasa akan jauh lebih menyenangkan lho. Bahkan, bisa jadi mereka akan setia dan peduli banget sama kita walaupun dengan cara yang terkadang lucu dan beda dari biasanya. Ketidakmampuan mereka mengungkapkan atau menunjukkan sesuatu dari dalam hatinya akan membuat kita bertanya-tanya dan penasaran. Justru itu akan jauh lebih membuat hari-hari kita berwarna. Setuju, tidak?

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS