2009
  2017-01-03       cararahasia.com

4 Cara Mengatasi Rasa Takut

Rasa takut terkadang membuat kita jadi mundur dan kalah begitu saja. Padahal sebenarnya masih banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa takut. Check it out yuk!

Lidya O. 55 views

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami kecelakaan kecil yang mengharuskan saya untuk operasi pemasangan pen di tulang jari kaki. Padahal saya sangat trauma dan takut dengan jarum suntik, bau rumah sakit, opname, apalagi operasi! Seumur-umur, saya tidak pernah dioperasi dan saya harapkan jangan sampai lah dioperasi. Tapi, apa boleh buat, kejadian kemarin lalu itu membuat saya mengambil hikmah yang cukup mendalam. Nah, karena itulah saya mau sharing tentang tips mengatasi rasa takut dari pengalaman saya selama ini.

Saat kamu harus menghadapi sesuatu yang kamu takuti, pastinya akan membuat kamu memundurkan langkah dan menunda melakukannya karena rasa takut itu. Betul tidak? Misalnya, saat kamu dipanggil dosen karena kasus yang berat, akankah semudah itu kamu mengetuk pintu ruang dosen dan memunculkan dirimu padahal kamu tahu yang salah adalah kamu? Bagaimana jika kamu trauma sekali dengan kolam renang dan saat itu kamu mau tidak mau harus menyemplungkan diri ke laut untuk menyelamatkan diri dari orang jahat yang ada di kapal? Lalu, bagaimana caramu menghadapi temanmu yang marah denganmu sambil mengancam akan melaporkan polisi? Semua kejadian-kejadian di atas mungkin saja pernah kita alami. Dan rasa takut muncul karena pikiran kita terus memikirkan hal-hal yang negatif. Seperti pernyataan dosen yang akan memintamu diskors atau bahkan dikeluarkan dari kampus, atau tenggelam di laut karena tidak bisa berenang, atau kamu membayangkan jika temanmu itu benar-benar menghubungi polisi dan kamu bisa dipenjara dalam waktu dekat ini. Semua itu adalah pikiran-pikiran yang menghantuimu untuk mendekatkan dirimu pada rasa takut itu sendiri. Beberapa cara di bawah ini bisa kamu terapkan saat benar-benar tidak tahu lagi bagaimana caranya menghadapi rasa takutmu.

1. Banyak Berdzikir

Berdzikir tidak hanya baik dilakukan saat kamu takut atau cemas saja, tapi dzikir dapat membuat hatimu tenang dan terus mengingat Allah. Dengan perasaan bahwa dirimu sudah dilindungi Allah dan menyerahkan semuanya kepada Dia, tentu akan membuat hidupmu lebih bahagia karena Allah pun akan memberikan hasil yang baik. Berdzikir tidak harus menggunakan tasbih atau kamu tidak harus menghitungnya. Cukup pejamkan matamu dan berdzikirlah di dalam hati. Mungkin awalnya akan merasa biasa-biasa saja, tapi percaya deh kamu akan merasa jauh lebih tenang kalau ingat Allah. Memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dibuat, intropeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan mengingat betapa Allah sangat sayang sama kita akan semua anugerah yang selama ini kita dapatkan.

2. Mengalihkan Perhatian

Cara yang kedua adalah mengalihkan perhatian. Biasanya, saya memakai jurus yang satu ini saat sedang takut diambil darah atau disuntik. Beneran, sampai sekarang pun saya masih tidak berani melihat langsung jarum suntikan itu lho. Jadi, saya biasanya suka mengalihkannya dengan menelepon saudara atau teman. Jadi, waktu jarumnya masuk, saya puas-puasin ngobrol atau ngebahas sesuatu supaya pikiran saya tidak terfokuskan ke jarum itu. Kedua, saya pernah juga mendengarkan lagu yang memang sedang saya hafalkan untuk bahan belajar dan fokus ke lirik tersebut. Jadi, waktu dokternya bilang "sudah selesai", saya bisa langsung copotin headsetnya dan melihat bekas suntikan sudah terbungkus rapi dengan kapas dan plester.

3. Mengingat Hal-hal yang Membahagiakan

Pasti tidak susah kan memikirkan hal-hal yang membahagiakan? Misalnya, kamu sudah punya rencana menikah 2 bulan lagi, kamu bisa memikirkan tentang kebahagiaan-kebahagiaan yang akan kamu alami sebentar lagi dengan pasanganmu. Atau, saat rasa takut itu muncul ketika kamu baru tahu bahwa kamu hamil, kamu bisa bayangkan bayi mungil yang wajahnya mirip dengan kamu itu akan hadir menemani hari-harimu bersama suamimu. Wah, tidak terbayang deh bahagianya! Kalau saya, tepat beberapa menit sebelum masuk ruang operasi, saya membayangkan jika saya menolak untuk dioperasi, maka ketika luka di jari kaki sembuh sedangkan tulang saya tidak menyatu sempurna, maka saya akan memiliki jari kelingking yang bengkok. Hasilnya begitu pakai sepatu jari kelingking saya pasti akan kesakitan terus. Betul tidak? Saya terus membayangkan itu sehingga pelan-pelan rasa takut saya pada jarum bius, gunting, pen, dan alat-alat operasi semakin menipis. Buatlah otak dan pikiranmu membayangkan sesuatu yang membahagiakan jika kamu berhasil melalui rasa takut ini yang tidak akan lama kok!

4. Pikirkan Hasil yang Positif

Source: cdns.klimg.com

Cara keempat sebenarnya mirip dengan cara yang ketiga. Sama-sama memikirkan sesuatu yang positif yang akan kita dapatkan begitu sukses melalui rasa takut kita. Nah, coba deh sekarang pikirkan hasilnya. Misalnya, saat saya memikirkan hasil dari operasi ini, maka saya akan tersenyum bahagia. Bagaimana tidak bahagia, jari kaki yang bengkok dan tulang saya yang tadinya lepas bisa kembali normal lagi setelah melakukan operasi ini. Ya, walaupun harus mengalami dua kali operasi, yaitu pemasangan dan pelepasan pen, tapi pada akhirnya tulang di jari kaki saya bisa menyatu seperti semula. Saya bisa bebas berlari tanpa ada kendala apapun. Mungkin kalau saya tidak operasi, bisa saja sembuh tapi sembuhnya tidak normal. Bisa saja jari kaki saya sembuh dengan tulang yang tumbuh bengkok. Wah, kalau sudah begini akan semakin seram kan?

Ohya, saya juga ada cerita tentang teman saya yang menolak untuk diurut saat kakinya terpelintir. Hanya karena takut lho Moeslemates! Membayangkan rasa sakitnya lebih menakutkan daripada membayangkan hasilnya. Dan tahu tidak Moeslemates, pada akhirnya teman saya itu tidak bisa berjalan normal seperti pada umumnya. Kaki kirinya harus diseret terlebih dahulu saat berjalan. Duh, kalian pilih mana, sakit sebentar untuk sembuh atau tidak merasakan sakit tapi "tidak normal" untuk selamanya?

Bagaimana Moeslemates? Jangan pernah takut lagi untuk sesuatu yang hasilnya baik ya Moeslemates. Saya yakin setiap orang pasti punya ketakutan, traumatik, ataupun phobia yang terus menghantui kita. Tapi apa salahnya mencoba untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan tidak mencoba sama sekali. So, semoga artikel bermanfaat dan sampai ketemu lagi di artikel-artikel selanjutnya ya!

Lidya O. Lidya O.
Sedang berusaha berhijrah dan fokus pada artikel Islam.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


no comments

Follow Moeslema on SNS