1881
  2016-12-08       Foodreview Indonesia

5 Langkah Menuju Pangan fungsional


Triwitaan 40 views

Dewasa ini perkembangan pangan fungsional meningkat cukup pesat dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini diiringi dengan semakin sadarnya konsumen terhadap kesehatan. Kesehatan mendorong manusia untuk lebih produktif dan beraktivitas secara optimal. Inilah yang kemudian mempengaruhi industri pangan yang berlomba-lomba dalam mengembangkan pangan fungsional.

Dalam mengembangkan pangan fungsional ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam produksinya.


1. Menemukan pangan fungsional apa yang layak diangkat sebagai produk berkarakter

Source: Foodreview Indonesia

Untuk menentukan sebuah produk tentu harus memiliki strategi yang berbeda dengan produsen lain, salah satunya adalah memiliki karakter. Karakter pada suatu jenis hasil produksi memiliki fungsi yang mengandung ciri dan identitas guna sebagai daya saing yang layak untuk produk berkarakter.

2. Produk harus dikemas praktis dan modern agar menarik perhatian konsumen dan memilih membeli produk tersebut

Source: consumedia indonesia

Ketika konsumen membeli sebuah produk tentu kesan awal melihat bagaimana kemasan dapat menarik perhatian. Tentu ini akan mudah dikenali. Karena pasti banyak kemasan produksi yang sama yang beredar. Yakni cara ampuh untuk dapat dikenali adalah kemasan si produk.

3. Tahan lama agar dapat didistribusikan secara meluas

Source: agungnug19.wordpress.com

Untuk memenuhin kebutuhan konsumen di berbagai daerah, menuntut produsen untuk membuat produk tahan lama agar lebih efisin dalam mendistribusikannya. Produk dapat dikatakan diterima dalam masyarakat, bahwa konsumen dengan mudah menjangkau dan menikmati produk pangan tersebut.

4. Fungsi produk tetap bertahan dan rasa yang sama seperti produk segar dan tidak berlebihan dalam menggunakan bahan tambahan

Source: Tri Dewanti W.

Hasil produksi tidak menyalahi fungsi utamanya sebagai makanan yang menyehatkan. Rasa tidak jauh berbeda dengan aslinya. Adapun penambahan bahan-bahan lain harus tetap meninggalkan cita rasa aslinya. Jangan membuat rasa berubah dengan signifikan.

5. Memastikan bahwa konsumen mengenal dan memahami tawaran produk, memastikan bahwa setiap berinteraksi/mengkonsumsi produk.

Source: rahadiandimas.staff.uns.ac.id

hal ini dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pangan fungsional. Asumsi bahwa kini makanan bukan hanya memberikan rasa kenyang menjadi perhatian yang penting untuk diperhatikan pada produksi pangan guna meningkatkan pangan fungsional itu sendiri.

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS