1820
  2016-12-05       yunomi.life

4 Tingkatan Matcha Berikut Kegunaannya

Mau tau lebih dalam mengenai tingkatan-tingkatan kualitas matcha? Yuk baca artikel ini!

Airin Karima Ahmad 491 views

Assalamualaikum Moeslemates!

Kamu pasti tahu matcha kan ya? Matcha adalah teh hijau yang sudah dibentuk menjadi bubuk. Perbedaan matcha dengan teh hijau yang ada di supermarket terletak pada bentuknya.

Teh hijau yang ada di supermarket bentuknya sencha, dimana daunnya dikukus, dikeringkan, kemudian dipanggang. Proses ini dilakukan tanpa menghilangkan bentuk dari daun teh itu sendiri. Teh hijau yang sudah melewati proses tersebut pun kemudian dimasukkan kedalam tea bag dan siap untuk diseduh.

Sedangkan untuk membuat Matcha, prosesnya adalah daun teh hijau dipanen, dikeringkan, kemudian ditumbuk agar menjadi bubuk. Setelah itu, matcha akan disimpan di dalam wadah kedap udara untuk menjaga kualitasnya.

Source: cdn.shopify.com

Perbedaan warna bubuk matcha berdasarkan waktu penanamannya.

Setiap produsen Matcha biasanya memiliki tingkatan kualitas untuk produknya masing-masing. Namun secara umum, tingkatan kualitas matcha terbagi menjadi 3 macam. Mau tahu lebih lanjut apa saja tingkatannya?

1. Ceremonial Grade

Upacara minum teh mengenal dua jenis minuman teh dari matcha yaitu koicha (teh kental) dan usucha (o-usu atau teh encer). Keduanya berbeda baik dalam kadar kekentalan maupun cara minum.

Source: www.matcha.my

Perbedaan Usucha dan Koicha.

Minuman koicha hanya dibuat dari matcha kualitas terbaik (yang biasanya harganya mahal). Akan tetapi matcha tersebut bisa juga dipakai untuk membuat usucha. Pada pembuatan usucha, digunakan sebuah alat pengocok bernama chasen, Alat ini digunakan untuk melarutkan matcha, atau mengocoknya hingga berbusa sewaktu membuat usucha.

Source: cdn.shopify.com

Alat pengaduk/pengocok matcha, chasen.

Rasa yang ada pada matcha ceremonial grade ini yaitu naturally sweet dan mild flavor. Matcha ceremonial grade ini 'diramu' untuk dikonsumsi secara langsung tanpa ditambahkan elemen-elemen lain supaya peminumnya bisa merasakan rasa matcha yang benar-benar murni.

Bubuk matcha ceremonial grade memiliki tekstur sangat halus yang hampir menyerupai bedak, serta memiliki warna hijau yang cerah. Aroma yang dimiliki sangat menyegarkan.

Untuk membuat matcha ceremonial grade, daun teh hijau ditanam selama 4 minggu dan dipanen saat musim semi. Pada saat penanaman, daun teh hijau yang sedang ditanam dilindungi oleh terpal tipis sehingga tidak terkena sinar matahari secara langsung.

2. Latte Grade

Source: cdn.shopify.com

Matcha dengan tingkatan kualitas Latte adalah matcha berkualitas tinggi, namun dibawah tingkatan ceremonial. Matcha ini dapat diminum langsung (dibuat sebagai usucha), ataupun dipadukan dengan almond, coconut, ataupun non-dairy milk. Kualitas yang masih tinggi namun dengan harga yang lebih ekonomis, membuat matcha ini cocok untuk dikonsumsi sehari-hari.

Bubuk matcha dengan Latte grade ini memiliki kualitas yang sedikit dibawah ceremonial grade. Warna bubuk matchanya agak sedikit lebih redup dan teksturnya sedikit lebih kasar, namun masih memiliki rasa dan aroma menyegarkan yang menyegarkan seperti matcha ceremonial grade. Untuk membuat matcha latte grade daun teh hijau yang digunakan adalah daun yang dipanen saat awal musim panas.

3. Culinary Grade

Matcha culinary grade dirancang sebagai matcha yang akan dicampurkan pada proses pembuatan makanan dalam skala kecil atau rumahan. Matcha jenis ini teksturnya lebih kasar dan memiliki rasa yang lebih pahit. Kelebihan dari matcha dengan tingkatan kualitas ini adalah cocok untuk dipadukan dengan bahan-bahan masakan/minuman dan cenderung menghasilkan cita rasa yang unik.

Matcha culinary grade berwarna lebih gelap daripada matcha ceremonial dan latte grade dan dijual dalam bungkus besar. Matcha jenis ini cocok untuk bereksperimen di dapur dan berkreasi dengan berbagai hidangan.

Matcha Chantilly Cakes.

Lime tart with cream tea and summer berries.

Walaupun lebih diperuntukkan untuk digunakan sebagai campuran resep-resep pada makanan, namun matcha dengan tingkatan culinary grade juga cocok apabila digunakan sebagai latte. Matcha ini cocok dipadukan dengan produk-produk dairy milk.

Untuk membuat matcha dengan culinary grade, daun teh hijau yang digunakan adalah daun yang dipanen saat musim panas atau musim gugur. Proses pengeringannya pun dilakukan menggunakan ball mill.

Airin Karima Ahmad
Airin Karima Ahmad
Graphic designer
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Airin Karima Ahmad
Airin Karima Ahmad
Graphic designer

2 comments

Lidya O.
Lidya O. 2016-12-05 17:20:56

Aaaaa Airin aku suka banget sama matchaa makasih ya udah sharing :)

Airin Karima Ahmad
Airin Karima Ahmad 2016-12-06 12:19:53

you're welcome! :)

Follow Moeslema on SNS