1764
  2016-12-29       bisnis UKM

5 Cara Mengatasi 'Bokek' di Tanggal Tua

Tidak jarang saat mendekati tanggal-tanggal 'krisis' moeslemates merasakan dompet menipis, makan pun harus prihatin, tawaran kumpul dengan teman harus terpaksa ditolak karena tidak ada uang.

Novia Causal 155 views

Moeslemates pernah merasakan tidak ada uang sepeser pun disaat belum gajian bagi yang sudah bekerja atau belum saatnya jatah kiriman orang tua datang bagi anak kosan ? Sebenarnya kondisi tersebut bisa dicegah dengan cara manajemen keuangan yang baik dan benar. Uang bukan dewa, uang bukan segalanya, tapi tanpa uang kita tidak dapat melanjutkan kehidupan.

Money is not the only answer, but it makes difference
Source: Barrack Obama

Untuk mengatasi kondisi 'bokek' yang dimaksud, saya ada beberapa cara yang mungkin bisa moeslemates coba untuk membantu mengatasi krisis keuangan diakhir bulan.

1. Anggarkan Pengeluaran Seadil Mungkin

Saat moeslemates menerima gaji atau menerima uang kiriman orang tua, pecahlah menjadi beberapa bagian. Sebagai contoh : Biaya Hidup 60 % Menabung 10 % Biaya Tersier 30 %. Menganggarkan keuangan diawal tahap sebelum kita menghabiskan uang berpengaruh moeslemates. Jadi setiap kebutuhan ada batas maksimum uang yang harus dikeluarkan. Apabila sudah mendekati ambang batas, moeslemates dapat menahan diri untuk menghabiskan anggaran sebelum tiba saatnya gajian atau uang jatah itu datang.

2. Paksakan Diri Untuk Menabung

Menabung itu penting moeslemates. Alangkah lebih baik apabila total pemasukan dalam satu bulan, kita sisihkan minimal 10 % untuk disimpan bukan menyimpan sisa uang yang telah kita habiskan. Apabila menyimpan uang yang telah kita habiskan, maka tidak akan ada dorongan yang kuat untuk menyisakan uang untuk ditabung. Menabung juga berguna bila moeslemates ada kebutuhan yang amat sangat mendesak sehingga harus menggunakan uang tabungan bisa dipinjam lalu diganti dikemudian hari. Bahkan apabila moeslemates menginginkan suatu barang yang nominalnya lumayan besar, dapat menggunakan beberapa uang tabungan.

3. Atur Prioritas Kebutuhan

Semua manusia dalam menjalani hidup pasti memiliki kebutuhan yang sangat banyak. Tapi bukan berarti kata 'butuh' harus dipenuhi semua disaat yang sama pula. Untuk mengatasi membludaknya kebutuhan, buat lah Daftar Skala Prioritas kebutuhan setiap bulannya. Urutkan dari yang paling mendesak sampai yang paling tidak mendesak. Letakkan kebutuhan paling mendesak pada urutan teratas dan tidak mendesak pada nomor selanjutnya. Penuhi terlebih dahulu kebutuhan paling mendesak. Kebutuhan lainnya dapat dialokasikan di daftar prioritas kebutuhan bulan selanjutnya. Dengan demikian tidak ada kebutuhan yang semua mendesak bukan?

4. Atur Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier ada di urutan paling akhir dari urutan kebutuhan manusia yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, kebutuhan tersier. Kebutuhan ini identik dengan hobi, entertainment, lifestyle. Boleh menyenangkan diri sendiri asalkan kita harus tahu kapan waktunya untuk berhenti misalkan cukupkan sebulan 2 kali makan mewah atau sebulan sekali memanjakan diri ke salon, itu sudah memenuhi kebutuhan tersier. Sehingga anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan primer tidak terpaksa diambil untuk memenuhi kebutuhan tersier ini.

5. Perbanyak Shodaqoh

Nah yang ini memang the power of sodaqoh. Moeslemates semua jangan ragu untuk menganggarkan tersendiri dari pendapatan bulanan untuk bersodaqoh. Sodaqoh memang banyak manfaatnya yang kita sendiri saat ini tidak dapat merasakan secara langsung. Apabila moeslemates rajin bersodaqoh, Insya Allah selalu ada kemudahan dibalik kesulitan yang dimiliki, salah satunya kesulitan keuangan. Percayalah suatu hari akan datang bantuan entah dari mana asalnya yang memudahkan kita disaat krisis keuangan diakhir bulan. Yang jelas harus ikhlas dan dilakukan semata-mata karena Allah bukan mengharap imbalan dari pihak lain yah moeslemats.

Dear moeslemates, sebagai calon pengelola keuangan rumah tangga sudah saatnya kaum wanita harus pandai-pandai mengatur anggaran rumah tangga diri sendiri terlebih dahulu. Tidak terlalu boros, tidak terlalu pelit namun sesuai dengan kebutuhan. Semoga yang saya share ini bermanfaat untuk moeslemates semua dalam mengatur keuangannya.

Novia Causal
Novia Causal
A precious woman with a great husband
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Novia Causal
Novia Causal
A precious woman with a great husband

no comments

Follow Moeslema on SNS