1723
  2017-01-08       mulpix.com/instagram

Review Novel Tere Liye "Tentang Kamu"

Tentang 'Kamu'. Iyaa, Kamu!! Recomended dibaca untuk Kamu yang ingin lebih mengenal sosok 'Kamu' dalam novel ini.

Indah Gumala Andirasdini 387 views

Assalamu'alaykum Moeslemates,

Kamu-kamu pencinta novel mungkin sudah meletakkan novel satu ini dalam lemari bukunya, ataupun kamu yang belum sempat meluangkan waktu untuk baca novel ini, waktu luang bisa kamu prioritaskan untuk sejenak menikmati alur penulis. Novel karangan Tere Liye mampu membawa saya mengagumi sosok karakter Sri Ningsih, salah satu tokoh novel.

Tentang Novel

Source: bursabukuberkualitas.com

Judul : Tentang Kamu
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Tahun terbit : 2016
Tebal : 524 halaman

Cetakan I, Oktober 2016
Cetakan II, Oktober 2016
Cetakan III, November 2016

Tentang kesabaran, tentang persahabatan, tentang keteguhan hati, tentang kehidupan, tentang sejarah, tentang cinta, semua bisa kamu pelajari dari novel ini

Review Novel

Juz Ketiga. Tentang Keteguhan Hati. 1967-1979

Saat kita sudah melakukan yang terbaik dan tetap gagal, apalagi yang harus kita lakukan? Berapa kali kita harus mencoba hingga tahu bahwa kita telah tiba pada batas akhirnya ? 2x, 5x, 10x atau berpuluh-puluh kali hingga kita tak dapat menghitungnya lagi ? Berapa kali kita harus menerima kenyataan, untuk tahu bahwa kita memang tidak berbakat, sesuatu itu bukan jalan hidup kita, lantas melangkah mundur ?
...
...
...
Aku tahu sekarang, pertanyaan terpentingnya bukan berapa kali kita gagal, melainkan berapa kali kita bangkit lagi, lagi, dan lagi setelah gagal tersebut.

Jika kita gagal 1000x, maka pastikan kita bangkit 1001x.
Source: Tere Liye dalam Novel Tentang Kamu, Hal 209-210

Kutipan diatas adalah salah satu dari catatan hati dalam diary Sri Ningsih yang diceritakan dalam novel ini.

Siapa Sri Ningsih?

Sri Ningsih, lahir di Pulau Bungin, Sumbawa, yang memiliki harta warisan senilai 19 triliun rupiah. Adalah Zaman Zulkarnaen, pengacara yang bekerja disalah satu firma hukum di London, ditugaskan untuk mengurus semua harta warisan Sri Ningsih. Namun, faktanya Sri Ningsih hanya menghabiskan masa tuanya di sebuah Panti Jompo, tanpa satu orang pun keluarga yang Ia punya.

Source: referensibukubagus.WordPress.com

Dimulai dari pencarian sosok Sri Ningsih lah Zaman harus memulai pekerjaannya agar Ia mampu menunaikan amanat terakhir yang Sri Ningsih titipkan pada firma hukum tempat Ia bekerja. Bermodalkan sebuah diary milik Sri Ningsih yang berhasil Zaman temukan di kamar Panti Jombo, Ia memulai menulusuri kehidupan Sri Ningsih. Beruntungnya karena Zaman memiliki asal negara yang sama dengan Sri Ningsih, Indonesia, Ia bisa lebih mudah untuk pergi menelusuri sosok Sri Ningsih. Mulai dari sinilah petualangan Zaman dimulai, bait demi bait perjalanan hidup Sri Ningsih yang semakin membuat Ia takjub.

Untuk Moeslemates yang suka dengan detektif-detekfifan, novel ini juga bisa menjadi salah satu koleksi bacaan. Novel yang Tere Liye tuliskan ini mampu membawa imajinasi kita berfikir dalam alur ceritanya. Tidak gampang untuk ditebak, terlebih dengan karakter seorang Sri Ningsih yang selalu mengedepankan prasangka positif, pekerja keras, pemilik hati bagaikan kristal, dan tentunya cerdas dalam menjalankan kehidupan. Seolah-olah saya berfikir apakah benar memang ada sosok Sri Ningsih itu.

Tidak hanya sekedar "tentang kamu" yang tadinya saya berasumsi samalah dengan cerita galau-galau.
Namun ternyata tidak, bukan hanya sekedar "tentang kamu" tapi lebih dari itu. ;)

Selamat membaca untuk Moeslemates yang penasaran ^^

Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS