1693
  2016-12-02       www.slideshare.net

How to Make National Character Buiilding

Melalui pemahaman wawasan kebangsaan diharapkan akan membentuk National Character Building.

Triwitaan 26 views

Banyak kalangan yang melihat perkembangan politik, sosial, ekonomi, dan budaya di Indonesia sangat memprihatinkan. Bahkan, khawatiran ini menjadi semakin nyata ketika melihat pada apa yang dialami warganegara, yakni memudarnya wawasan tentang makna hakekat bangsa dan kebangsaan yang mendorong terjadinya dis-orientasi dan perpecahan. Dampak kritis multi dimensional ini telah memperlihatkan tanda-tanda awal munculnya krisis kepercayaan diri dan rasa hormat sebagai bangsa. Kepercayaan sebagai bangsa yang dapat berupa keraguan terhadap kemampuan diri sebagai bangsa yang mengatasi persoalan-persoalan yang mendasar yang terus menerus datang.

Konteks aktual mengenai Gagasan awal yang mengindikasi dalam "Nation and Character Building"

1. Kemandirian (self-reliance)
Kemandirian diharapkan terwujud dalam percaya akan kemampuan manusia dan penyelenggaraan Republik Indonesia dalam mengatasi krisis-krisis yang dihadapi.

2. Demokrasi (democracy)
Masyarakat dimana setiap anggota ikut serta dalam proses politik dan pengambilan keputusan yang berkaitan langsung dengan kepentingannya untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.

3. Persatuan Nasional (national unily)
Dalam hal ini diwujudkan dengan kebutuhan untuk melakukan rekonsiliasi nasional antara berbagai kelompok yang pernah bertikai ataupun terhadap kompok yang telah mengalami diskriminasi selama ini.

4. Martabat International (bergaining positions)
Indonesia tidak perlu mengorbankan martabat dan kedaulatannya sebagain bangsa yang merdeka untuk mendapatkan prestise, pengakuan dan wibawa di dunia international. Sikap menentang hegemoni suatu bangsa atas bangsa lainnya adalah sikap yang mendasari ide dasar "nation and character"

Apa yang perlu dilakukan untuk mewujudkan wawasan kebangsaan?

Source: Pinterest.com


Berbagai pendekatan untuk mensosialisasikan wawasan kebangsaan bisa dilakukan dengan cara yang menggugah dan partisipatif, seperti focused group discussion FGD, out bound orientation (OBO), public debate simulation/exercise. Atau melalui cara yang kita kenal dengan lokakarya dan seminar. Sosialisasi dilaksanakan tidak secara langsung membahas dan mendiskusikan paham wawasan kebangsaan, tetapi lebih kepada isu-isu yang muncul terkait dengan proses demokratisasi, pemberdayaan ekonomi rakyat, keselarasan sosial dam sebagainya yang pada akhirnya bermuara pada kesepahaman mengenai wawasan kebangsaan itu sendiri.

Bahwa dalam membangun sebuah wawasan pembangunan sini diperlukan suatu "flatform" yakni yang dibangun adalah rakyat, bangsa, dan negara. Dalam upaya itu, pembangunan ekonomi merupakan pendukung atau derivat dari pembangunan yang berorientasi pada rakyat, bangsa, dan negara.

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS