1649
  2016-11-25       upload.wikimedia.org

Review Film Taare Zameen Par 2007

Kenalilah anakmu dengan baik sebelum semuanya terlambat! Dia bukan anak bermasalah tapi dia anak yang genius.

Deane Lene 586 views

Tentang Film

Taare Zameen Par resmi rilis pada tahun 2007. Film ini diproduksi dan disutradarai oleh Aamir Khan. Film yang mengangkat tema drama keluarga ini sukses membuat para penontonnya tersentuh dan tentunya Taare Zameen Par telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Filmfare Best Movie Award untuk tahun 2008 dan 2008 National Film Award untuk Best Film tentang Kesejahteraan Keluarga.

Film ini mengeksplorasi kehidupan dan imajinasi Ishaan, anak yang memiliki gangguan disleksia berusia 8 tahun. Meskipun ia unggul dalam seni, kinerja akademiknya yang buruk menyebabkan orang tuanya mengirimnya ke sekolah asrama. Orangtuanya tidak mengetahui bahwa Ishaan memiliki gangguan tersebut. Mereka hanya mengetahui bahwa anaknya nakal dan tidak bodoh Beruntung guru seni di sekolah baru Ishaan mmenyadari gangguan bejalar Ishaan. Dengan segera guru seni tersebut menawarkan bantuannya untuk memberikan pelajaran khusus bagi Ishanny agar ia bisa mengatasi gangguannya dan mengejar ketertinggalan pelajarannya.

Hal yang sangat tidak diduga-duga bahwa dengan sedikit bantuan dan support moril dari seorang guru, Ishaan dapat menunjukkan kemajuan yang sangat pesat.

Review Film

Sungguh film ini sangat menyentuh dan tanpa sadar film ini membuatku meneteskan air mata. Walaupun fim ini berulang kali aku tonton, suasananya pun tetap sama, bahkan tidak ada rasa bosan untuk menontonnya berkali-kali. Ada banyak sekali pengajaran yang bisa aku dapatkan dari film ini.

Awal aku mengetahui film ini di tahun 2011 saat ada tugas kuliah untuk mengobservasi film yang memiliki unsur gangguan belajar yang berkaitan dengan psikologis. Ada banyak sekali film yang kutemui namun yang ini berbeda. Film yang satu ini sungguh menyentuh dan sangat jujur. Cerita yang ringan, masalah yang disajikan begitu padat dan kompleks namun mengalir secara cepat membuat film ini seolah-olah begitu nyata dan sangat dekat dengan keseharianku.

Aku bisa merasakan bagaimana rasa keputus asaan seorang anak yang hampir sepanjang hidupnya tidak bisa mengenal huruf namun tidak ada seorang pun yang bisa mengerti dirinya. Ia hanya dianggap sebagai anak yang nakal dan bodoh. Merasakan kesedihannya karena tidak ada seorangpun yang bisa mengenal dirinya dengan baik dan tidak memiliki teman adalah suatu hal yang sungguh menyedihkan. Rasa amarahnya terhadap dirinya sendiri yang tidak bisa seperti anak seusianya yang pintar dalam berbagai hal. Rasa tertekan dari orang tuanya yang selalu memarahinya. Sungguh sangat kompleks kehidupannya diluar sana.

Namun, disisi lain anak tersebut sungguh luar biasa. Dibalik kekurangannya, ia menyimpan suatu hal yang sangat luar biasa. Kecerdasan diatas rata-rata, seorang seniman yang luar biasa.

Dari film ini juga memberikan kenyataan bahwa gangguan bejalar juga mampu mempengaruhi kondisi psikologis dan kehidupan sosialnya.

Rating Film

Film ini sungguh mendapatkan apresiasi yang luar biasa di mata mancanegara. Rating yang diberikan pun cukup tinggi 8.5/10 . Film ini sangat di rekomendasikan untuk ditonton. Terlebih bagi kalian yang ingin mengetahui dunia anak disleksia dan bagaimana cara menanganinya dengan baik. Sungguh film ini sangat direkomendasikan untuk kalian tonton.

Cast

- Darsheel Safary sebagai Ishaan Nandkishore Awasthi
- Aamir Khan sebagai Ram Shankar Nikumbh
- Tanay Chheda sebagai Rajan Damodran
- Sachet Engineer sebagai Yohaan Nandkishore Awasthi
- Tisca Chopra sebagai Maya Awasthi
- Vipin Sharma sebagai Nandkishore Awasthi
- Girija Oak sebagai Jabeen
- Bugs Bhargava dan Shankar Sachdev sebagai Sen Sir dan Tiwari Sir
- M. K. Raina sebagai kepala sekolah New Era High School
- Lalita Lajmi sebagai Lalita Lajmi

Trailer

Moselemates, kalian sebagai ibu atau calon seorang ibu kelak harus memahami perkembangan anak dengan baik. Ketika anak mengalami suatu keterlambatan dalam proses perkembangannya atau mungkin mengalami hambatan dalam perkembangannya, jangan langsung menyebut anak tersebut bodoh atau mengirimnya jauh dari kalian. Kenali dan ajak anak untuk berkonsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu dan temukan solusinya. Sadarilah bahawa sesungguhnya anak merasa sangat takut tidak diterima oleh lingkungannya dan jika kalian menjauhinya atau menghujatnya adalah salah satu tindakan yang membuka gerbang baginya untuk merasa tidak percaya diri. Jika itu terus berlanjut, keadaan semakin memburuk dan bisa jadi anak mengalami depressi.

Semua anak didunia ini tidak ada yang bodoh. Semua anak terlahir cerdas dengan kemampuannya masing-masing. Mereka hanya butuh diarahkan dan disupport saja. Jangan menghujat atau memarahinya atau menjauhinya ketika ia membuat kesalahan. Kesalahan wajar terjadi saat proses belajar dan selama kehidupan seseorang tidak pernah berhenti untuk selalu belajar.

Pahami dunia anak sebaik mungkin dan temukan keistimewaan anak tersebut.

Deane Lene Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS