1539
  2016-12-01       dokumentasi pribadi

Explorasi Goa Jomblang Gunung Kidul

Sebagai muslimah, tidak ada salahnya kita menjelajahi setiap belahan bumi sebagai bentuk ucap syukur atas luar biasanya ciptaan Allah SWT yang atas kehendaknya terciptalah bumi yang indah ini.

Novia Causal 88 views

Kecantikan dibawah perut bumi

Goa umumnya identik dengan bebatuan stalaktik dan stalakmit, penuh dengan kelelawar dan gelap. Lain halnya dengan Goa Jomblang. Goa ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya. Siapa yang mengira jika di dalam perut bumi ini, terdapat berbagai macam tanaman purba yang indah yang tumbuh disekililing dinding goa maupun di mulut goa.

Goa Jomblang merupakan salah satu goa dari sekitar 500 goa yang ada di wilayah pegunungan karst, Gunung Kidul. Goa ini mempunyai mulut goa vertikal dengan jarak antara bibir goa dengan dasarnya bervariasi. Paling dalam sekitar 80 m. Pengunjung yang ingin melihat keindahan Goa, berdiri di mulut Goa lalu turun menggunakan tali dengan teknik SRT (Single Rope Technique). Dari mulut goa sudah nampak banyak sekali tanaman yang tumbuh disekeliling dinding goa apalagi ketika ada di dalam yah.

Source: dokumentasi pribadi

mulut Goa Jomblang nampak lebar

Siapkan Fisik dan Mental

Siapa bilang seorang muslimah tidak dapat seperti traveler yang lain. Mencoba explorasi keindahan alam yang menguras tenaga secara mandiri merupakan kepuasan batin sendiri. Buat saya pribadi, ini pengalaman pertama saya ke Goa Jomblang. Memang benar membutuhkan kekuatan fisik dan mental yang oke punya untuk bisa mengikuti proses explorasi. Menuju ke Goa Jomblang yang terletak di kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul atau sekitar 50 KM dari Kota Yogyakarta membutuhkan perjuangan. Saya sarankan teman-teman yang akan berkunjung menggunakan biro tour untuk mempermudah menemukan jalan masuk. Untuk menuju ke obyek nya, pengunjung harus menempuh jalan bebatuan dan diselingi dengan jalanan bertanah yang seringkali becek dan menyebabkan kendaraan baik mobil atau motor selip (bikin deg-deg ser diawal). Namun, extrimnya jalan masuk dibayar dengan indahnya pemandangan ladang warga yang hijau terbentang.

Untuk biaya masuk sampai ke mulut goa, pengunjung tidak dipungut biaya. Namun jika ingin melakukan explorasi ke dalam goa, pengunjung harus membayar Rp 450.000 per orang dengan fasilitas safety equipments, tour guides, makan siang, asuransi, dan air mineral. Hampir dapat dipastikan keamanan menjadi yang utama ketika explorasi. Jadi teman-teman tidak usah meragukan lagi masalah safetynya. Tidak disarankan bagi teman-teman yang memiliki riwayat penyakit jantung, asma, hipertensi, dan takut ketinggian, karena hampir 2 jam pengunjung akan dipacu adrenalinnya untuk turun dan naik goa menggunakan tali, dan tracking selama 1,5 jam dengan medan terjal dan licin. Jadi pastikan benar-benar siap mental dan fisik. Jam explorasi goa dimulai pukul 10.00-12.00 dengan maksimal berkumpul dimeeting point 15 menit sebelum waktu explorasi. Semakin teman-teman sampai meeting point awal, maka nomor urut antriannya pun semakin awal. Nomor antrian ini yang akan digunakan untuk pemakaian safety equipment dimulut goa. Uniknya, dalam sehari hanya ada 1 kloter kunjungan dengan maksimal 30 orang. Sehingga apabila rombongan lebih dari 30 orang, akan dibagi menjadi 2 hari. Hal ini dikarenakan, untuk mendapatkan spot terbaik dari Goa Jomblang yaitu bernama Luweng Grubug harus tepat saat matahari ada di atas mulut goa.

Jalur tracking

Indahnya 'cahaya surga'

Goa Jomblang terkenal dengan daya tarik 'cahaya surga' yang ada pada spot Luweng Grubug. Telah saya singgung di atas, cahaya ini hanya ada pada jam 10.00-12.00 sehingga teman-teman yang tidak ingin melewatkan pemandangan ini, harus sudah ada didalam goa sebelum jam 12.00. Pertama, pengunjung akan dibawa oleh pemandu ke mulut goa. Disana, pengunjung akan dipanggil satu per satu sesuai nomor antrian yang tertulis dimeeting point. Biasanya berpasang-pasangan. Lalu pemandu akan memakaikan serangkaian tali untuk safety. Tali ini nanti yang akan digunakan untuk turun ke dalam mulut goa sedalam 60 meter selama 1 menit.

Here we go! tiba saat saya dipanggil untuk turun bergelantungan. Saat akan mulai turun ke dalam, pengunjung diharuskan ambil posisi duduk diatas tali. Saran saya, jangan coba-coba lihat ke bawah ya. Bikin lutut gemeteran hahahahha. Setelah ambil posisis duduk, pengunjung akan diturunkan ke bawah secara perlahan. Saat bergelantungan ini, pengunjung masih dapat selfie loh. Jadi jangan takut untuk bergelantungan ke bawah yah.

Source: dokumentasi pribadi

Begitu sampai dibawah, pemandangan nya mengagumkan. How great our God! Allahuakbar. Goa dikelilingi dengan tumbuhan hijau yang teduh. Sehingga tidak ada kesan engap atau kekurangan oksigen. Sensasi merinding tadi dibayar lah dengan pemandangan dibawah. Setelah turun, pengunjung diajak masuk ke spot Luweng Grubug dengan tracking. Jalan yang harus ditempuh licin, tanjakan dan turunan. Butuh kekuatan kaki dan tangan supaya badan tetap terjaga keseimbangannya.

Mendekati spot Luweng Grubug, cahaya yang indah itu sudah nampak dari kejauhan. Membuat saya tidak sabar untuk melihat lebih dekat. Cahaya surga itu benar adanya muncul dari mulut goa yang lain yang ada diketinggian 60 meter diatas kepala saya. Kali ini benar-benar terbayarkan, lelahnya tracking dengan medan yang curam dan licin sampai harus rela kotor-kotor.

Source: dokumentasi pribadi

Dibawah spot ini, terdapat sungai di dalam goa yang mengalirkan air hingga keluar goa. Sayangnya, medan untuk menuju sungai ini begitu sulit dan tidak disarankan menuju ke sana.

Pengunjung diberikan waktu 1 jam untuk berfoto dispot ini. Kendala saat ada dispot ini, terkadang cahaya matahari tertutup awan. Sehingga ada kalanya cahaya tersebut hilang. Saat awan sudah bergeser, baru cahaya tersebut nampak kembali.

Tips Untuk Muslimah

Gak ada salahnya, kita kaum wanita terutama muslimah mencoba mengikuti wisata adrenalin ini. Berikut saya berikan beberapa tips ala saya supaya moelemates semua bisa nyaman dalam melakukan expolorasi

1. Gunakan jilbab yang nyaman dan berbahan adem.
Untuk melakukan tracking ke dalam goa, membutuhkan tenaga yang extra moelemates. Otomatis keringat yang mengucur akan abnormal alias banjiiir. Maka pilih jilbab yang berbahan adem.

2. Dresscode casual dan nyaman.
Ini ngaruh banget saat melakukan tracking nanti. Karena kita akan menggunakan otot tangan dan kaki semaksimal mungkin. Maka membutuhkan ruang yang bebas bergerak so pilih lah busana casual. Jangan coba2 ala selebgram OOTD dengan dandanan cetar yah. Percuma moelemates, nanti juga akan lusuh kena lumpur dan keringat hihihi.

Source: dokumentasi pribadi

3. Jangan mudah menyerah dan mengeluh.
Moelemates, believe or not rasa takut itu pasti ada . Tapi kita harus melawan rasa takut itu untuk bisa mendapat energi yang positif untuk melakukan proses tracking. Karena bila kita takut, energi yang terkuras akan lebih banyak. Selalu berpikiran postif bahwa kita bisa melewati medan ini hihihihi.

4. Perbanyak dzikir dan berdoa.
Saat mulai memasuki jalur tracking, medannya sangat licin dan menurun, Sering2 dzikir supaya kita diberikan keselamatan saat masuk maupun saat keluar. Dan ini menjadi sugesti positif untuk bisa melalui jalur explorasi ini.

Dear moeslemates, sekian pembahasan dari saya tentang si eksotis dari Gunung Kidul ini. Semoga share yang saya berikan bermanfaat bagi moeslemates yang ingin mencoba keluar dari zona nyaman, berpetualang ke alam bebas tanpa rasa takut sedikitpun yah ;)

Novia Causal
Novia Causal
A precious woman with a great husband
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Curator Introduction
Novia Causal
Novia Causal
A precious woman with a great husband

no comments

Follow Moeslema on SNS