1519
  2016-11-22    

Review "Romantisme Venice di Mata Gadis Patah Hati"

"Hal yang menunjukkan ketangguhan setangkai bunga adalah saat dia menemui gulma di tanahnya" -Nitya Kemala-

Risa Suadiani 44 views

Judul: "Escapee: Romantisme Venice di Mata Gadis Patah Hati"
Genre: Romansa
Penerbit: Ataru
Penulis: Nitya Kemala
Tahun: 2016
Halaman: 260 (A5)

Novel Escapee ini menyeritakan tentang seorang gadis yang memiliki rangkaian kisah cinta unik di negeri yang orang bilang paling asyik untuk melarikan diri. Upacara sakral yang ditunggu oleh Mia sekeluarga akan segera dihelat. Namun, takdir berkata lain. Kisah cinta Mia tak seindah yang ia bayangkan sebelumnya. Sampai dia harus melarikan diri ke Venice dan mengalami petualangan yang seru dan ia lupa akan kesedihannya.

Sebenarnya novel ini hanya diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas yang diterbitkan oleh penerbit indie di Bandung, Ataru. Penulisnya adalah Nitya Kemala, bukan nama terkenal seperti Tere Liye atau Dee Lestari, jadi wajar jika banyak yang tidak tahu nama ini.
Ketika pertama kali membuka halaman pertama buku ini, kita langsung disuguhi kalimat-kalimat cinta yang indah. Jika penulis adalah seorang pria, saya yakin, gadis-gadis yang membaca buku ini akan jatuh cinta kepada penulis.

Penulis menggunakan alur maju dan mundur, namun didominasi alur maju. Dengan sudut pandang penulis orang pertama, namun terdapat dua sudut pandang. Pertama sudut pandang dari tokoh utama wanita, dan kedua adalah sudut pandang tokoh utama pria.

Pada setiap halaman chapter baru, penulis menyuguhi lagi dengan kata-kata cinta yang indah. Bukan seperti kalimat gombal anak muda jaman sekarang, kalimat ini lebih seperti quotes cinta. Quotes ini menggambarkan karakter atau pola pikir dari tokoh utama dalam novel ini.
Kalimat analogi yang digunakan begitu indah.

Paparan diatas dalah kelebihan dari novel Escapee. Sedangkan kekurangannya lebih kepada masalah teknis. Terdapat banyak typo dalam penulisan dan jarak spasi yang hilang antara satu kata dengan kata berikutnya. Dari sisi konten, sebenarnya akhir kisahnya agak mudah ditebak, namun proses penyelesaian konfliknya sangat seru untuk diikuti.

Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Related Tags
Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS