1331
  2016-11-16    

Pesantren Traveler : Pesantren Asshiddiqiyah Pusat, Jakarta

Silaturrahim dan belajar dari pesantren metropolitan

anifahambali 436 views

 

Setelah mengikuti final Dream Girls 2016 di Gandari City Jakarta, aku melanjutkan traveling yang menjadi salah satu hobiku. Dan yang paling menyenangkan saat aku singgah disebuah kota, bisa singgah di salah satu atau beberapa pesantren disana untuk beberapa waktu.

Jika sering kita dengan Hijab Traveler, Muslim Traveler dan lainnya, kini saya ingin mencoba hal baru menjadi sosok “Pesantren Traveler”, dimana dengan travel ke pesantren di kota yang sedang ku tuju, membuat aku tau banyak hal tentang warna warni pesantren nusantara, sekaligus memperpanjang tali silaturrahim antar santri yang terjalin di dunia maya.

Sebelum aku singgah di pesantren Asshiddiqiyah di Jl Surya Sarana No 6C, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini, aku mempunyai teman yang kenal dari komunitas santri yang bergerak di media, sejauh ini aku berteman didunia maya hingga punya kesempatan untuk singgah di pesantrennya saat di Jakarta, akhirnya kita bisa menjalin ukhwah, aku pun bisa menambah banyak lagi saudara. Inilah sisi positif dari sosial media yang dapat diambil, dimana dengan jalinan persahabatan yang baik, insyAllah hasilnya nanti juga baik.

Pertama datang di pesantren ini, aku bingung mau masuk, karena isinya santri putra semua di sekitar gerbang pesantren, dan usul punya usul, memang komplek antara santri putra dan putri melewati satu gerbang masuk dengan komplek atau asrama yang berbeda nantinya. Karena memang pesantren semi modern, batas santri putra dan putri tidak terlalu ketat, dalam artian jikalau ingin memandang lawan jenis, masih bisa. Bukan berarti tanpa batasan, tetap antara santri putra dan putri punya batasan yang harus dipatuhi selama di pesantren. 

Pesantren ini didesain semi modern, kiranya memang sangat sesuai dengan letak geografisnya di ibu kota, yaitu Jakarta. Ini kali pertamanya aku singgah di pesantren yang terletak di metropolitan dan bisa dijangkau naik trans Jakarta yang haltenya tepat didepan pesantren. Menurutku desain pendidikannya sangat pas untuk anak anak kota. Mereka selain memang harus dibentengi akhlaknya dengan ilmu ilmu agama, mereka juga tidak boleh gaptek, sebab zaman sudah sangat maju, santri juga berevolusi mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan tradisi pesantren.

Jadi bagi yang anak anak Jakarta yang ingin masuk pesantren yang bisa belajar kitab kuning, ngaji Al Quran tanpa gagap tekologi, bisa mencoba pendidikan yang ada di dalam pesantren Asshiddiqiyah ini. Bagi santri yang ingin melanjutkan jenjang kuliah, di pesantren ini juga membuka beasiswa. Jadi kalau ingin kuliah sambil mondok lagi, bisa nih nyoba. Untuk lengkapnya bisa cek cek websitenya yah :  www.asshiddiqiyah.com.

 

anifahambali
anifahambali
Santri, 🎓 S.I.Kom Owner @songiea @hellotea_sby On social ...
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Related Tags
Curator Introduction
anifahambali
anifahambali
Santri, 🎓 S.I.Kom Owner @songiea @hellotea_sby On social project @mbc_indonesia Writer...

no comments

Follow Moeslema on SNS