122
  2016-06-13    

Diary Ramadhan #2 Selamat berkurang usiamu dan semoga lekas Tua!


Desi Fajarwati Lesmana 11 views

Assalamualaikum Wr. Wb 
Hay kawan gimana masih lancar puasanya ? ya harus lah. 

Alhamdulillah masih diberi Allah kesempatan menuliskan perjalanan selama bulan ramadhan. Kali ini, buka puasanya bingung. Yang awalnya mau ikut khataman plus buka bersama kawan-kawan LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Solidaritas UIN Sunan Ampel Surabaya di cancel karena ada satu teman yang cukup dekat ber-ulang tahun di hari yang sama. 

Ditengah-tengah perkuliahan kami ber 2 aku dan citra merencanakan sebuah surprise, dan kemudian disusul dengan 2 teman lainnya friska dan trilid. Akhirnya kami menemukan cara yang cukup pas, ya menurut perhitungan kami itu pas. Sepulang kuliah dengan wajah sok manis citra mengajak abida yang ulang tahun untuk buka bersama ber3 tapi, karena abida jawabnya tidak jelas dan kami mengambil kesimpulan bahwa dia tidak mau berbuka bersama kita berdu akhirnya kami pun membully abidah dengan bullyan bahwa dia tidak mau buka dengan kita karena dia lebih memilih berbuka bersama sang pujaan hati sekalian dengan merayakan ulang tahunnya. Setelah pembullyan itu usai akhirnya aku mengantarkan abida sampai di tempat kosnya. 

Dan aku bersama citra menuju kos teman (evi). Friska ikut pulang kerumah trilid karena kebetulan rumahnya tidak jauh dari kampus.  Saat waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 aku dan citra bergegas ke basecamp LPM untuk mengikuti khataman. Karena aku lagi halangan dan tidak diperbolehkan membaca Al-Quran aku hanya duduk dan terkadang berbicara dengan teman-teman yang kebetulan sama sedang berhalangan. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 kita berdua harus bergegas ketempat yang sudah kita persiapkan untuk memulai aksi mengerjai abida yang sedang merayakan hari ulang tahunnya. Kita berdua pamit kepada PU dan tidak lupa teman-teman yang lain. Ada beberapa yang menyayangkan kepergian kami, karena kami sangat jarang terlihat di LPM. Saya dan citra kemudian berjanji untuk mengikuti kegiatan-kegiatan lain yang waktunya cukup efisien untuk kita. 

Kita berdua meluncur ke warung yang lumayan dekat dengan basecamp LPM, tidak memerlukan banyak waktu kita sudah sampai di warung dan sudah terlihat frisca dan trilid. Setelah mengantarku ke warung citra bergegas menjemput tuan putri yang sedang asyik menikmati jalan-jalan sore di bazaar ramadhan. Saat citra menjemput tuan putri, kita ber-3 sedang asyik membicarakan banyak hal mulai dari perkuliahan hingga surprise untuk tuan putri. Karena maghrib sudah hampir dekat dan pangeran ini tak kunjung datang akhirnya ada 1 sesi surprise yang harus dilewatkan karena sudah terlalu mepet. 

Setelah kedatangan citra dan tuan putri, kit ber3 mengakhiri pembicran kita. Terlihat dari kejauhan abida sangat senang sekali karena kami kumpul dengan lengkap. Padahal biasanya aku adalah orang yang paling dilupakan dalam kumpul para gengges ini. Bukan dilupakan juga, tapi karena kesibukan komunitas ini dan itu menyita waktu kebersamaanku dengan mereka jadi, ya gimana lagi hehehe. Tidak puas dengan obrolan cantik sore itu abidah berkali-kali mengajak kami elfie, tapi untungnya ditengah-tengah keseruan kami, yang ditunggu-tunggu datag juga. Karena abida senewen dengan alasan sang pangeran yang tak bisa datang di hari spesialnya karena pekerjaan ya kebahagiaannya agak berkurang dan sedikit ngedumel dengan kita. Daaaaaaaaaaan tara dari belakang datanglah pangeran yang ditunggu-tunggu. 

Kalian tau gimana ekspresinya abida ini lucu banget deh. Senyum-senyum gitu. Nah setelah kedatangan pangeran ya akhirnya kita santap makanan buka puasa kita. Yang makannanya sudah habis, beriniiatif untuk sholat maghrib. Karena aku berhalangan jadi aku yang jaga meja hehehe. Setelah selesai semuanya, satu persatu dari kami pamit pulang, tapi sebenaernya sedang menyiapkan surprise yang seru buat abida, aku dan citra beralasan ada kumpul organisasi dan trilid pamit pulang begitu juga priska. Tetapi, padahal yang pulang beneran hanya priska, dan kami ber-3 sedang mencari-cari toko yang menjual tepung terigu beserta ice popice untuk memandikan tuan putri yang sedang berbahagia itu. 

Tidak lupa berkomunikasi dengan sang pangeran, kami ber3 datang ke tempat kos abida dan singkat cerita sang pngeran membawakan kue ultahnya dan kami dibelakangnya. Kami memaksa, abidah untuk keluar kos agar kami mudah menyiramnya. Saat abida sedang asyik make a wish didepan lilin dan hampir selesai, dari belakang aku menyiramnya dengan minuman yang berbau durian dan kemudian disusul citra dengan terigu. Singkat cerita akhirnya kita mengakhiri keusilan kita dengan menghentikan permainan kita, dan kami masuk kekamar kos yang cukup besar itu. Abida masih dengan aroma durian dan sensasi tepung dalam bajunga, membagikan potongan kue mulai dari pangerannya sampai terakhir trilid. 

Tak lupa dengan obrolan-obrolan bullyan dan obrolan yang bikin para jomblo baper uhhhhhhhh apalagi yang jomblo tinggal aku aja huh nasib ya wkwkwk. Its oke aku gak masalah kok, tapi btw aku bukan jomblo tapi single mueheheh agak berkelas dikit jawabnya. Ah karena keterbatasan waktu kami harus mengakhiri kebahagiaan ini, terimakasih kawan-kawan yang masih mau menemaniku dan menjadi teman terbaikku, mau menemaniku dan tetap menegurku saat aku sudah tak lagi berjalan sesuai arah.  

Alhamdulillah ramadhan hari ke-2 luar biasa masih bisa tertawa dengan mereka. Tak perduli sudah sejauh apa kami melangkah tapi mereka masih mau menoleh kebelakang dan menggandeng tanganku. Tak seperti teman-teman diluar sana yang tak perduli sudah sejauh apa mereka melangkahkan kaki dariku mereka tak mau menoleh kebelakang untuk sekedar menyapaku. Mereka berbeda, mereka luar biasa. Doaku selalu untuk kalian semua, walaupun hati ini tak mau menerima mereka yang membenciku tapi ada teman-teman yang menyadarkanku bahwa tak bisa selamanya kita membenci orang yang juga membenci diri kita. Karena, pada akhirnya Tuhan yang memberikan jalan untuk kedua orang yang menyayangimu dan membencimu. Masing-masing memiliki caranya untuk menunjukkan kasih sayang terhadapmu, salah satunya mereka yang membencimu. Lewat mereka Allah sisipkan kebahagiaan yang tak terhingga. Beryukur dulu, bersyukur lagi, bersyukur terus. Sudah cukup sampai disini dulu perjalanan ramadhannya heheheh, tunggu episode-episode seru lainnya ya heheheh. Godbless. 
Wassalamualaikum. Wr Wb.   

Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Related Tags
Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS