1131
  2016-10-25       1.bp.blogspot.com

Review Book Spiderwick

Lihatlah sekelilingmu dengan teliti maka kalian akan menemukan sesuatu hal yang berbeda diantaranya.

Deane Lene 52 views

Tentang Buku

Source: s-media-cache-ak0.pinimg.com

The Spiderwick Chronicles adalah serangkaian buku anak-anak oleh Tony DiTerlizzi dan Holly Black. Buku pertama, The Field Guide, diterbitkan pada tahun 2003 dan kemudian diikuti oleh The Seeing Stone (2003), Lucinda's Secret (2003), The Ironwood Tree (2004) dan The Wrath of Mulgarath (2004). Buku ini di terbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka. Buku bacaan ringan yang cukup membuat para pembaca bermain dengan imajinasinya. Harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal. Haya saja buku ini sudah sulit untuk di temukan mengingat buku ini keluaran tahun 2003-2004. Kalau kalian berminat untuk memilikinya kalian bisa membeli buku dari koleksi pribadi saja.

Sinopsis

Karena cerita yang sebenarnya terbagi menjadi lima buku, maka akan aku berikan sinopsisnya satu persatu hingga menjadi satu kesatuan.

The Field Guide

Source: vignette3.wikia.nocookie.net

Buku yang pertama ini tentunya mengantarkan kita pada awal kisah terjadinya kisah petualangan seru dari dua anak laki-laki kembar dan seorang kakak perempuan. Awal kisah mereka baru saja pindah kesebuah rumah tua yang menjadi satu satunya harapan mereka untuk tinggal setelah mereka pindah dari New York ketika ibunya memutuskan untuk berpisah dengan suaminya. Jared dan Simon mereka anak kembar yang saling bertolak belakang kepribadiannya. Jared yang lebih senang mengekspresikan kekecewaanya dengan kemarahan sedangkan Simon memilih untuk diam karena ia tidak suka dengan kebisingan. Mallroy yang berusia 13 tahun dipercaya oleh ibunya untuk menjaga adik-adiknya selama ibunya tidak berada dirumah. Hingga suatu malam Jared merasa ada hal lain yang juga tinggal didalam rumah selain keluarga kecilnya. Ia mendengar suara-suara yang sangat menganggu dan merasa tertarik untuk mencari tahu darimana suara itu berasal. Ia menemukan Thimbletack dan menemukan sebuah buku panduan lapangan Arthur Spiderwick dan sejak saat itu masalah-masalah satu persatu muncul meneror keluarga Jared.

The Seeing Stone

Buku kedua diawali pada kisah Simon yang diculik oleh sekumpulan Goblin. Goblin adalah makhluk tak kasat mata. Simon yang dibawa ketengah hutan oleh para goblin tersebut menempatkan dirinya di dalam sebuah sangkar burung dan menaruhnya diatas sebuah pohon. Simon sangat ketakutan. Jared menyusuri hutan bersama Mallroy untuk mencari Simon dengan mengikuti jejak Goblin dan salah satu sepatu Simon yang tertinggal di tengah hutan. Saat Jared dan Mallroy menyusuri hutan, mereka bertemu dengan salah satu makhluk yang bernama Troll. Troll juga merupakan salah satu makhluk tak kasat mata. Sebelum Jared dan Mallroy memutuskan untuk mencari Simon, Jared dibekali sebuah kacamata khusus oleh Thimbletack agar ia mampu melihat makhluk-makhluk tersebut. Akhirnya Jared dan Mallroy berhasil menemukan Simon dan melepaskannya. Simon dan Mallroy juga Jared bertemu dengan hogsqueal, salah satu makhluk hutan yang baik dan meludahi pada bagian mata mereka. Hal ini tentu saja buka maksud tidak baik melainkan untuk membantu mereka melihat makhluk-makhluk tak kasat mata tersebut tanpa bantuan kacamata. Simon menemukan binatang peliharaan barunya, Griffin.

Lucinda's Secret

Source: images4.wikia.nocookie.net

Sungguh permasalahan ini semakin pelik kala Jared, Simon dan Mallroy memilih untuk mendatangi bibi Lucinda di rumah sakit jiwa. Bibi Lucinda menceritakan berbagai hal yang ia tahu dan ia yakini itu adalah benar. Bibi Luncinda awalnya ragun menceritakan hal tersebut namun ketiga anak Grace itu meyakinkan Bibi Lucinda bahwa mereka telah melihat keanehan yang ada dirumah tersebut. Bibi Lucinda mengatakan bahwa ada hal yang sangat berbahaya mengintai ketiga anak Grace tersebut. Sepulangnya dari rumah sakit jiwa, Jared, Simon dan Mallroy berusaha untuk mencari keberadaan buku panduan yang dimpan oleh Thimbletack disalah satu sudut rumah yang ia yakini mereka tidak akan mengetahuinya.

Setelah lelah mencari di sebuah perpustakaan yang terdapat didalam rumah Spiderwick, Mallroy menemukan suatu peta dimana peta tersebut berbeda dengan peta pada umumnya. Jared meyakini bahwa peta tersebut dapat mengantarkan mereka menuju Arthur Spiderwick. Mereka memutuskan untuk segera berpetualang menyusuri hutan dibelakang rumah dan yang mereka yakini adalah tempat para Elf mengurung Arthur. berbagai halang rintang mereka lewati hingga mereka mereasa tersesat di dalam sebuah hutan. Mereka bertemu dengan salah satu penghuni hutan, Phooka. Phooka menyampaikan bahwa apa yang mereka cari tidak jauh dari tempatnya ia berdiri saat ini. Setelah mengikuti petunjuk dari Phooka, ketika anak tersebut bertemu dengan tiga peri hutan dan memberikan teka-teki baru untuk menemukan Arthur.

The Ironwood Tree

Mallroy yang mengikuti pertandingan anggar pertama di sekolah barunya merasa sedikit canggung karena keberadaan ketua timnya. Mallroy sangat menyukai ketua timnya dan merasa sedikit gugup ketika selama pertandingan berlangsung. Dari kejauhan Jared, Simon dan Mom menyaksikan pertandingan Mallroy. Jared menyadari ada seseorang yang sedang memeriksa tas ransel milik Mallroy. Semula Jared hanya mengira bahwa itu perbuatan teman Mallroy yang ingin meminjam salah satu barang milikinya namun keanehan mulai ia rasakan kala Jared memutuskan untuk mendekati tempat tas Mallroy. Benar saja, saat di lorong Jared bertemu dengan dirinya yang tentunya bukan Simon. Jared lagi-lagi harus menerima hukuman ketika ia menodongkan pisau lipat pada bukan-Jared dan salah seorang yang berada di lorong melihatnya. Kejadian itu menimbulkan suatu bencana baru bagi Simon dan Jared, Mallroy hilang. Mallroy di culik oleh sekawanan makhluk yang mereka tidak ketahui jenisnya. Petualangan mencari Mallroy pun dimulai. Jared dan Simon pergi secara diam-diam dari Mom. Mereka menemukan sekelompok makhluk disebuah tambang tua yang tentunya pelaku penculikan Mallroy. Jared dan Simon para akhirnya bertemu dengan salah satu makhluk jahat bernama Mulgarath. Sejak saat itu, mereka berencana untuk menjelaskan kepada Mom apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini. Jared tidak perduli dengan Mom percaya atau tidak dengan ceritanya.

The Wrath of Mulgarath

Buku terakhir juga sekaligus buku yang paling menegangkan. Jared, Simon dan Mallroy memulai misi mereka untuk menyelamatkan sang ibu. Mrs. Grace menjadi tawanan Mulgarath karena Mulgarath beranggapan bahwa buku panduan lapangan tesebut akan ia dapatkan jika ibu dari ketiga anak tersebut ada padanya. Ketiga anak tersebut sampai pada sebuah istana yang dibangun menggunakan tumpukan sampah dan terkesan sepi dan tidak ada penjagaan dari pada goblin. Jared, Simon dan Mallroy akhirya ia dapat meilhat naga. Jared beranggapan bahawa naga hanya ada dalam buku panduan saja dan ia tidak tahu harus berbuat apa pada naga-naga tersebut karena mereka sangat liar dan menyeramkan. Sang Griffin membantu ketiga anak tersebut untuk melawan naga dan memakannya namun sayangnya Griffin terluka dan tangan Simon pun patah. Jared dan Mallroy tidak yakin bahwa Simon dapat meneruskan perjalananannya untuk mencari sang Ibu. Pertemuan Jared dan Mulgarath sangat menegangkan. Akhirnya Arthur dan Lucinda dapat bertemu setelah sekian lama berpisah. Namun sayangnya seketika semuanya berubah menjadi debu.

Review

Secara keseluruhan semua buku ini sangat menarik. Banyak hal-hal ajaib yang dapat aku temui didalamnya. Alur ceritanya yang begitu ringan dan cepat membuatku seolah-olah ikut berpetualan berasama mereka, merasakan ketegangannya dan juga mampu mengimajikasikan setiap makluk ajaib didalamnya. Rasanya setelah membaca seluruh buku ini, aku menemukan dui abaru yang sangat berbeda dengan dunia yang biasa aku lihat sehari-hari. Ini sungguh cerita yang mengasyikan.

Adanya beberapa gambar dalam buku tersebut menjadikan hiburan tersendiri dan juga memberikan penggambaran yang cukup jelas dan mendalam mengenai ciri-ciri dari makhluk-makhluk yang tertera pada buku panduan tersebut.

Namun sayangnya ada beberapa terjemahan yang dirasa kurang pas dalam kontennya namun masih dapat di toleransi.

Tidak banyak kata-kata yang dapat diungkapkan untuk menggambarkan buku ini. Buatku buku ini karya yang luar biasa. Sejujurnya ini adalah karya yang ditujukan untuk anak-anak namun ternyata tidak demikian. Orang dewasa pun dapat menikmatinya juga.

Jadi buku ini sangat disarankan untuk kalian baca dan rasakan sendiri sensasi petualangannya.

Website

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS