1124
  2016-10-24       i.ytimg.com

Pentingnya Menjaga Kesehatan Telinga

Kamu punya masalah pendengaran? Coba deh cek ke dokter untuk memastikan telinga kamu baik-baik saja.

Lidya O. 192 views

Telinga menjadi satu-satunya panca indera pendengaran yang tidak kalah penting dengan mata. Walaupun terkadang masih suka disepelekan, kalau tidak segera diobati, beberapa penyakit di telinga bisa berbahaya dan mengancam saraf lainnya lho Moeslemates!

Source: Photo © Lidya Oktariani

Cerita pengalaman saya bertemu dengan dokter THT adalah sejak saya didiagnosa terkena tuli campur sedang oleh dokter di tempat saya MCU (Medical Check Up). Hal ini bisa disebabkan karena kotoran yang tersumbat sangat parah sehingga pendengaran menjadi berkurang. Tapi jika sudah dibersihkan masih tetap tidak dengar, artinya ada masalah dengan gendang telinga.

Karena takut semakin parah, akhirnya saya datang ke salah satu Rumah Sakit Swasta di bilangan Jakarta Pusat. Dokter mengatakan kotoran yang tersumbat di telinga saya harus ditetesi obat terlebih dahulu sampai bisa melunak.

Kurang lebih sebulan lamanya saya mengobati sendiri telinga saya dengan obat dari dokter. Begitu kiranya sudah bisa angkat kotoran, saya datang lagi ke Rumah Sakit. Tetapi, dokter mengatakan bahwa kotorannya masih belum bisa terangkat.

Saya menyerah dan memeriksakan keadaan telinga saya ke Rumah Sakit lain. Dan akhirnya dokter tersebut mencoba mengeluarkan kotoran itu dengan suntikan air terlebih dahulu.

Tidak terangkat juga, akhirnya dokter mengambil jalan lain yaitu mencongkel dengan alat khusus pencabut kotoran telinga. Hanya sedikit saja yang berhasil terangkat. Dan ternyata masih banyak kotoran yang harus diambil lagi. Dokter pun memberikan obat tetes lain untuk melunakkan si kotoran tersebut.

Sebelum dan sesudah pengobatan, dokter menunjukkan gambar kotoran yang menempel di dalam telinga saya lewat monitor khusus. Alhamdulillah, hanya berselang kurang dari seminggu, kotoran bisa terangkat dengan sempurna tanpa rasa sakit. Saya pun lega karena akhirnya kotoran yang sudah menahun itu akhirnya bisa terangkat.

Setelah semuanya beres, saya pun diberikan nasihat oleh dokter untuk lebih menjaga kebersihan telinga. Karena kasus yang saya hadapi tersebut terbilang cukup langka. Dan dokter berpendapat bahwa kotoran di telinga saya sudah menempel lebih dari 2 tahun. Sehingga sangat susah sekali untuk diangkat.

Setelah sembuh, saya pun merasa aneh dengan "pendengaran baru" ini. Sebegitu jernihnya dan kerasnya suara orang-orang di sekitar saya. Jadi, selama saya tuli sedang, begini toh rupanya volume suara-suara asli yang ada di sekitar saya? Betapa kesehatan itu sangat penting dan sangat mahal. Rupiah yang kita keluarkan untuk "mengeluarkan si kotoran" itu ternyata tidak sedikit lho Moeslemates. Oleh karena itu, jaga kesehatan telinga mulai dari sekarang yuk dengan memperhatikan cara yang baik untuk membersihkan telinga!

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS