1061
  2016-11-14       m.todayonline.com

Pertanyaan Orang Jepang Seputar Islam

Beberapa pertanyaan di bawah ini biasanya akan dilontarkan orang Jepang yang ingin tahu tentang Islam.

Lidya O. 511 views

Ada banyak cara untuk berdakwah kepada orang asing terutama orang Jepang. Salah satu cara terbaiknya adalah dengan memberikan contoh secara nyata yang masuk di akal mereka. Beberapa pertanyaan yang pernah dilontarkan teman-teman Jepang kepada saya adalah seperti di bawah ini:

Tidak Panas Pakai Jilbab?

“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. Al Ahzab: 59)

Saya adalah seorang muslimah yang berhijrah dengan mengenakan hijab sejak November 2012 silam. Dalam jangka waktu tersebut, saya pun pernah mengalami beberapa kali buka-lepas karena faktor keyakinan. Dan tentunya belum sempurna. Tapi, lucunya saya pernah bertemu dengan wanita Jepang yang bertanya mengenai hijab ini. Ia justru penasaran kenapa wanita Islam memakai hijab? Bukannya justru suhu di Indonesia, terutama di Jakarta sangat panas? Tetapi apa yang menyebabkan Allah meminta wanita Islam menggunakan jilbab?

Saya menjawabnya dengan ilustrasi seperti ini:

Saya: "Jika kamu adalah seorang konsumen permen lolipop, mana yang kamu pilih, lolipop yang masih dibungkus atau lolipop yang terbuka dan sudah dihinggapi lalat?"

Dia: "Lolipop yang masih dibungkus."

Saya: "Oke. Pertanyaan saya lagi, kenapa kamu pilih yang masih dibungkus?"

Dia: "Wah, jelas saya pilih yang kemasannya masih baru karena kalau sudah dibuka belum tentu aman untuk dikonsumsi. Lagian, jijik melihat sudah ada lalatnya."

Saya: "Nah, sekarang kamu mengerti kan kenapa Allah (Tuhannya umat Islam) melarang wanita untuk memakai pakaian sempit, pendek dan memperlihatkan kecantikannya? Sama dengan kisah lolipop tadi."

Ia pun mengangguk-angguk seolah mengiyakan.

"Jadi tidak panas ya pakai jilbab di siang hari?"

Ya, awalnya mungkin sulit untuk dilakukan dan saya pun pernah merasa sangat kepanasan. Tetapi, kalau sudah sering dicoba dan dipakai, perasaan yang timbul justru bahagia. Saya tidak lagi merasa panas karena kain jilbab yang digunakan juga menyerap keringat.

Source: Photo © Lidya Oktariani

Wanita yang berhijab tidak akan kehilangan kecantikannya. Justru, mereka akan terjaga dan jauh lebih merasa aman. Di hari itu, ia menunjukkan jilbab segi empat yang baru ia beli di pasar dan saya pun memberitahukan cara memakainya. Wah, cantik banget ya Moeslemates!

Mengapa Harus Shalat?

Source: rumaysho.com

Terlepas dari sekian banyak manfaat dan perintah mengenai kewajiban shalat, saya menjelaskan satu poin yang masuk akal dan dapat diterima orang Jepang.

Jika kamu muslim maka kamu harus mengerjakan shalat sebanyak 5 kali dalam sehari. Salah satu alasannya adalah karena shalat merupakan salah satu bentuk syukurmu, berterimakasihmu kepada Allah. Setiap hari kita bisa makan, bekerja, kumpul bersama keluarga, dan kebahagiaan-kebahagiaan lainnya yang sangat banyak. Islam memberikan kesempatan kepada umatnya untuk berada di posisi terdekat dengan Tuhannya, yaitu pada saat shalat. Kamu yang mengerjakan shalat bisa bercerita, curhat, meminta bantuan, dan bahkan meminta diberikan kepastian dalam dua pilihan yang menyulitkan sekalipun. Bayangkan, betapa baiknya Allah memberikan kita kesempatan sebanyak 5 kali dalam 1 hari.

Mengapa Dilarang Makan Babi?

“Bahwasanya Allah telah mengharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi,” (QS. Al-Baqarah: 173)

Pertanyaan seputar babi juga menjadi pertanyaan yang cukup menantang bagi saya. Tapi, saya tidak serta merta menyulitkan mereka dengan memberikan ayat Al-Qur'an saja tanpa menjelaskan dengan contoh nyata dan fakta. Seperti poin-poin di bawah ini:

1. Babi adalah hewan yang rakus. Ini adalah fakta yang bisa dibuktikan semua orang. Bahkan orang Jepang pun pasti bisa mengerti setelah melihat aktivitas sehari-hari babi-babi yang masih dikandangkan. Dan tahukah kalian bahwa jika perut babi sudah penuh dan makanannya sudah habis, mereka akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi. Ini adalah contoh kerakusan dari sifat babi tersebut.

2. Babi adalah hewan yang menjijikkan. Kenapa menjijikkan? Karena babi pemakan segala macam makanan. Mulai dari kotoran manusia hingga kotorannya sendiri.

3. Daging babi adalah penyebab cacing pita. Rupanya daging babi adalah tempat tinggal cacing pita yang dapat membahayakan kesehatan tubuh kita.

4. Babi membawa bibit penyakit. Selain cacing pita, ada banyak penyakit yang dibawa oleh babi seperti cacing spiral (trichinella spiralis), cacing tambang (ancylostoma duodenale), cacing paru (paragonimus pulmonaris), bakteri brucellosis suis, virus cacar (small pox), cacing usus (fasciolopsis buski), cacing schistosoma (japonicum), bakteri tberculosis (TBC), bakteri kolera (salmonella choleraesuis), virus kudis (scabies), parasit protozoa balantidium coli dan parasit protozoa toxoplasma gondii.

Ada cerita menarik tentang orang Jepang yang sangat menyukai daging babi dan bertanya kepada saya mengenai Islam melarang memakan babi. Pada saat itu, ia bersikeras bahwa daging babi di Jepang dimasak dengan sangat steril dan bersih. Jadi tidak akan mungkin memberikan penyakit seperti yang sudah saya sebutkan. Jawaban saya sederhana, saya menjawabnya dengan senyum.

"Mungkin memang benar daging babi yang Anda makan bersih dan sudah sangat steril. Tetapi tahukah Anda bahwa babi-babi tersebut memiliki sifat yang sangat jorok? Contohnya: mereka pemakan segala makanan, rakus, bahkan ada babi yang gay/lesbian. Sifat-sifat seperti itu yang membuat Tuhan di agama Islam (Allah) melarang kita umat Islam memakan daging babi. Sebersih dan sesteril apa pun daging babi, tetap saja, mereka yang disatukan dalam kandang masih akan tetap memiliki sifat-sifat yang sudah saya sebutkan tadi. Jika tidak percaya, cobalah perhatikan dan masuklah dalam kandang babi dalam jangka waktu 24 jam dan lihatlah bagaimana babi-babi tersebut hidup."

Saat itu juga orang Jepang tersebut mengernyitkan dahi dan kebingungan. Ia mengaku belum tahu tentang sifat-sifat babi itu. Ternyata, dibalik kelezatan babi yang dikatakan orang Jepang, tersimpan banyak kemudharatan yang oleh karenanya Allah melarang kita untuk mengkonsumsinya.

Siapa Itu Allah?

Yang tersulit dari beberapa pertanyaan di atas adalah menjelaskan tentang siapa itu Allah. Biasanya mereka akan penasaran dengan cerita tentang Tuhan di suatu agama. Pernah juga saya ditanya mengenai bagaimana wujud Allah. Apakah Allah memiliki keluarga? Anak? Apakah ia berjenis kelamin laki-laki atau perempuan? Dan bagaimana sifatnya? Jika ingin bertemu Allah, apakah bisa?

Allah adalah Tuhan pencipta langit dan bumi. Dunia dan seisinya adalah kepunyaan Allah. Allah begitu hebat dan tidak tertandingi karena Dia yang menciptakan kita. Allah tidak boleh digambarkan atau diilustrasikan dengan foto manusia. Karena Allah tidak sama dengan makhluk hidup apa pun di dunia ini. Jika saja Tuhan dapat digambarkan berbentuk manusia, tumbuhan atau hewan, maka dia bukanlah Tuhan yang sebenarnya. Saya mengilustrasikannya dengan pukulan dan angin. Kalau tangan kamu dipukul oleh tangan orang lain, pasti akan merasa sakit. Tapi, apakah kita bisa menggambarkan rasa sakit itu? Misalnya, warnanya putih, bentuknya segitiga. Tidak bisa. Rasa sakit hanya bisa dirasakan oleh hati kita. Sama juga dengan angin yang berhembus. Ia tidak bisa dideskripsikan semudah kita mendeskripsikan gambar handphone, misalnya. Ada tombolnya, ada warnanya, ada layarnya. Tetapi rasa sakit dan angin tidak bisa. Seperti itulah juga Allah. Kita tidak bisa melihatnya secara langsung tapi bisa merasakan dan membuktikan kebenarannya lewat Al-Qur'an.

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS