1060
  2016-10-15       2.bp.blogspot.com

7 Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat

Tahukah Moeslemates bahwa pemakaian celana ketat dalam jangka waktu panjang dapat memberikan efek buruk pemakainya?

Lidya O. 250 views

“Hai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka,’ yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. Karena itu, mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Allah sudah menerangkan dengan jelas dalam Al-Qur'an tentang pakaian yang baik bagi wanita muslimah. Kalau kita lihat bagaimana perkembangan zaman sekarang-sekarang ini, wanita yang mengganti gaya berpakaian dengan memakai celana sudah mulai dianggap biasa. Apalagi model celana skinny atau jeans ketat. Simak yuk beberapa dampak berbahaya yang dapat mengancam kesehatan bagi pemakai celana ketat.

1. Menganggu Mobilitas Usus

Pernahkah Moeslemates merasakan sakit perut setelah dua atau tiga jam setelah makan pada saat memakai celana ketat? Nah, ternyata hal ini disebabkan oleh pemakaian celana yang terlalu ketat atau sempit sehingga dapat menganggu mobilitas usus lho.

2. Menaikkan Asam Lambung

Penyebab naiknya cairan asam lambung karena tekanan yang terlalu besar pada perut juga diawali dari pemakaian celana yang terlalu ketat. Karena dapat meningkatkan tekanan di daerah abdominal yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan lho Moeslemates.

3. Memperburuk Kualitas Sperma

Penelitian akurat mengatakan bahwa penggunaan celana ketat dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma. Jumlah sperma normal yang biasanya mencapai 60 juta per mililiter dapat turun drastis menjadi 20 juta per mililiter. Suhu yang tidak normal pada skrotum terjadi karena sering tertekan oleh celana jeans ketat. Kemudian, penumpukan keringat yang tidak bisa keluar di sekitar penis akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma. Nah, ternyata bahaya memakai celana ketat tidak hanya bagi wanita saja rupanya Moeslemates. Pria pun bisa kena imbasnya. Untuk itu, hindarilah pemakaian celana yang terlalu ketat untuk menjaga kesehatan ya Moeslemates.

4. Menganggu Kesuburan Wanita

Endometriosis adalah gangguan kesuburan pada wanita yang diduga karena disebabkan oleh kebiasaan memakai pakaian ketat dalam jangka waktu yang panjang. Sel-sel selaput lendir rahim melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur. Jika hal ini terus dibiarkan terjadi, maka akan menimbulkan gangguan jamur di sekitar organ intim wanita. Dalam suasana lembab, jamur akan berkembang cepat sehingga hal inilah yang dapat mempengaruhi munculnya keputihan atau ketidaksuburan organ intim pada wanita.

5. Kanker Melanoma

Kanker Melanoma adalah jenis kanker kulit yang sangat berbahaya dan biasanya diawali dengan munculnya bulatan hitam agak lebar atau kecil pada daerah kaki atau betis. Dan area bulatan-bulatan ini dapat menyebar hingga menyerang darah hingga merusaknya. Dalam beberapa kasus lainnya ada juga yang menyerang tulang, bagian dalam dada dan perut, ginjal dan janin. Menurut penelitian ilmiah mengatakan bahwa wanita yang memakai pakaian ketat di siang hari dalam waktu yang panjang, setelah beberapa tahun memungkinkan terjangkitnya penyakit kanker ini.

6. Ancaman Jamur

Di negara tropis seperti Indonesia, memakai pakaian yang ketat dan terlalu tebal sangat berbahaya bagi kulit. Karena kulit akan kekurangan ruang untuk bernapas sementara keringat yang keluar cukup banyak. Akibatnya, permukaan kulit akan lembab dan jamur akan mudah menghinggap di sekitar kulit tubuh.

7. Paresthesia

Paresthesia adalah jenis penyakit seperti kesemutan dan rasa panas terbakar pada kulit. Menurut dokter spesialis saraf di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, paresthesia mudah dikenali gejalanya yaitu kesemutan yang lama-kelamaan menjadi mati rasa. Umumnya terjadi karena terganggunya saraf tepi yaitu saraf yang berada di luar jaringan otak di sekujur tubuh. Dan salah satu penyebab utamanya adalah karena tertekan oleh pemakaian celana yang terlalu sempit.

Nah, semoga informasi di atas bermanfaat ya Moeslemates. Dan mulai sekarang yuk stop memakai celana jeans ketat dan menggantinya dengan rok atau celana yang lebih lebar.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS