1050
  2016-10-22       shop.ucsc.edu

Pembentukan Body Image Pada Anak

Apa itu body image? Pentingkah body image untuk anak?

Official Brawijaya Hospital and Clinic 144 views

Saat anak memasuki usia remaja, 12–19 tahun, seringkali mereka akan lebih memperhatikan penampilan tubuh dan membandingkannya dengan teman sebaya mereka. Body image positif pada anak remaja merupakan bagian penting dari kepercayaan diri yang sehat. Para orang tua berperan penting dalam membantu anak untuk berpikir dan menilai positif terhadap tubuh mereka sendiri.

Apa yang dimaksud dengan body image?

Body image adalah bagaimana dan apa yang dipikirkan dan dirasakan seseorang terhadap tubuhnya sendiri. Dalam hal ini termasuk gambaran tubuh di dalam pikiran yang dapat sesuai atau tidak sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh aktual. Body image positif atau sehat adalah merasa bahagia dan puas terhadap tubuh sendiri serta merasa nyaman dan menerima bagaimana penampilan aktual. Body image negatif atau tidak sehat adalah merasa tidak bahagia dengan bagaimana penampilan aktual. Orang yang merasakan hal tersebut seringkali ingin mengubah ukuran dan bentuk tubuhnya. Body image dapat berubah seiring dengan perjalanan waktu dan kuat hubungannya dengan kepercayaan diri serta pilihan gaya hidup sehat.

Apabila seseorang merasa senang dengan tubuhnya sendiri maka akan terbentuk kepercayaan diri dan kesehatan mental yang baik serta diikuti juga dengan pola makan dan aktivitas fisik yang lebih baik. Body image sehat pada masa kanak-kanak dapat menjadi fondasi membangun kesehatan fisik dan mental yang baik di kemudian hari. Sebaliknya body image yang tidak sehat dapat menyebabkan konsekuensi jangka panjang. Anak laki-laki dan perempuan serta pria dan wanita dewasa semua dapat terpengaruh oleh masalah body image namun dengan cara yang berbeda-beda. Sebagai contoh remaja perempuan yang tidak menyukai bentuk tubuhnya seringkali ingin menurunkan berat badan menjadi lebih kurus sedangkan remaja laki-laki ingin mengurangi berat badan, menjadi lebih tinggi atau lebih berotot.

Body image pada anak

Body image anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain lingkungan keluarga, kemampuan dan ketidakmampuan diri, perilaku teman-teman sebaya, media dan iklan, industri fashion serta latar belakang kultural. Media sosial juga memiliki pengaruh kuat terhadap body image anak terutama saat anak mengirim dan melihat foto-foto sendiri dan orang lain di berbagai media sosial.

Saat anak memasuki masa pubertas, berbaur dan berpenampilan sama dengan teman yang lain menjadi memiliki arti penting. Pada saat yang sama tubuh anak juga mengalami banyak perubahan baik di dalam maupun tampilan luar. Dalam kondisi ini anak mungkin akan merasa lebih banyak tekanan untuk memiliki penampilan dan berperilaku tertentu.

Body image negatif pada anak

Beberapa anak lebih rentan untuk merasakan ketidakpuasan terhadap tubuhnya sendiri. Anak-anak akan lebih mudah memiliki body image tidak sehat apabila:

- Merasakan tekanan dari keluarga, teman, atau media untuk lebih sesuai dengan pandangan sempit dari cantik dan menarik, atau apabila anggota keluarga atau teman seringkali mengejek cara berpenampilan
- Memiliki bentuk tubuh atau berat badan yang berbeda dari kebanyakan teman sebaya atau bentuk tubuh yang berbeda jauh dari bentuk tubuh ideal yang dilihat di media
- Bersikap perfeksionis
- Melihat diri sendiri dari pandangan luar dan lebih mengkhawatirkan penilaian orang lain atau suka membandingkan diri dengan yang lain
- Memiliki rasa kepercayaan diri yang rendah
- Mengalami gejala depresi
- Bergabung dengan kelompok tertentu seperti grup pertemanan, olahraga atau keterampilan yang menekankan bentuk tubuh tertentu
- Memiliki keterbatasan fisik

Permasalahan body image pada anak usia remaja

Kondisi yang wajar apabila anak lebih memperhatikan tubuh dan ingin terlihat menarik serta memilih pola hidup sehat. Namun apabila anak terlalu mengkhawatirkan tubuhnya dapat menimbulkan kecemasan dan stres berlebihan. Apabila anak terlihat mengalami kondisi tersebut, orangtua sebaiknya mulai ajak anak untuk berbicara mengenai kekhawatirannya. Anak mungkin akan merasakan:
- Tidak nyaman dan tidak puas terhadap tubuhnya merasa dirinya buruk
- Terus menerus membandingkan tubuhnya dengan yang lain
- Tidak mau berpergian dari rumah karena penampilannya
- Tidak mau melakukan aktivitas atau mencoba hal baru karena merasa tidak nyaman terhadap tubuhnya
- Terobsesi untuk menurunkan berat badan atau mengubah bagian tubuh tertentu seperti wajah atau kaki
- Menghubungkan makanan dengan perasaan bersalah, malu atau menyesal

Membentuk body image positif

Banyak anak-anak muda merasakan kebingungan atau khawatir terhadap perubahan fisik yang muncul saat memasuki masa pubertas. Orangtua dapat membantu dengan mendengarkan bagaimana perasaan anak terhadap perubahan-perubahan tubuhnya, dengan mendengarkan keluhan-keluhan anak akan membangun keterbukaan dan memperlihatkan kalau orangtua benar-benar peduli terhadap apa yang anak pikirkan. Sangat penting untuk ditekankan pada anggota keluarga lainnya bahwa mengejek mengenai penampilan seseorang bukanlah hal yang baik.

Mengejek dapat memberikan pengaruh negatif terhadap body image dan dapat mengarah ke tindakan bullying di sekolah. Orangtua juga dapat meminta bantuan kepada praktisi kesehatan anak atau tenaga profesional lainnya apabila masih mengkhawatirkan kondisi anak.

Orangtua sebagai panutan body image positif

Source: www.vemale.com

Apabila orangtua menunjukan sikap positif terhadap tubuh sendiri akan lebih mudah bagi anak untuk merasakan hal yang sama. Perilaku positif antara lain:
- Membuat pola makan sehat dan aktivitas fisik menjadi rutinitas keluarga sehari-hari dan menghindari pilihan makan yang buruk, keadaan ini akan membantu anak untuk membentuk pola hidup seimbang
- Menghargai tubuh sendiri apa adanya bukan hanya dari penampilan
- Merasa bangga terhadap hal-hal yang tidak berhubungan dengan penampilan seperti memiliki selera humor yang baik, pekerja keras, penyayang, suka menolong, kualitas tersebut dapat ditekankan ke dalam diri sendiri dan diri anak
- Menerima dan menilai orang bukan hanya dari penampilannya dan tidak suka mengomentari cara berpenampilan orang lain

Apabila anak ingin melakukan perubahan pola hidup maka pastikan bahwa hal tersebut untuk alasan kesehatan. Anak perlu mengetahui bahwa pola makan sehat dan aktivitas fisik bukan semata-mata hanya untuk tujuan mengurangi berat badan namun lebih penting untuk kesehatan fisik saat ini dan masa yang akan datang. Orangtua dapat mengarahkan anak kepada hal-hal yang penting. Dengan membanggakan anak sebagai dirinya sendiri dan apa yang mampu dilakukannya bukan hanya karena penampilannya.

Source: beautybets.com

Kenyataannya setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda dan kultur yang berbeda menilai orang dengan bentuk yang berbeda. Orangtua dapat mengirimkan pesan positif kepada anak dengan memfokuskan kepada kemampuan tubuh anak dibandingkan dengan penampilan tubuh anak.

Penilaian positif dalam kehidupan anak bukan berdasarkan ukuran atau bentuk tubuh sehingga anak harus mengetahui kalau orangtua bangga terhadap hal-hal seperti rasa humor, kegiatan belajar di sekolah, rasa saling menolong atau kemampuan khusus anak lainnya. Orangtua juga dapat lebih banyak meluangkan waktu bersama anak mengikuti minat dan aktivitas yang disukai anak.

Ditulis Oleh:

dr. Buti Azfiani Azhali, SpA, MKes
HP 0811-248-930
Brawijaya Clinic Buah Batu Bandung

Official Brawijaya Hospital and Clinic
Official Brawijaya Hospital and Clinic
Brawijaya Clinic @Buah Batu – Bandung (BCBB). Klinik kese...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Official Brawijaya Hospital and Clinic
Official Brawijaya Hospital and Clinic
Brawijaya Clinic @Buah Batu – Bandung (BCBB). Klinik kesehatan wanita yang terpercaya d...

no comments

Follow Moeslema on SNS