1028
  2016-10-07    

Nurul Kartika Sari, Bisa ke Luar Negeri karena Pandai Membatik.

Berkat ketekunannya, kini ia sering bepergian ke luar negeri untuk berbagi ke orang asing tentang proses membatik.

Official Moeslema Team 82 views

Assalaamu’alaikum Moeslemates.

Membatik bukanlah hal yang mudah dilakukan untuk semua orang karena perlu keterampilan, ketelitian, dan yang tentunya kesabaran. Ini jugalah yang membuat batik tulis bernilai mahal. Di zaman sekarang ini tidak banyak anak-anak muda yang membatik, padahal dengan kemampuan membatik bisa jadi kamu seperti Nurul Kartika Sari yang bisa ke luar negeri karena pandai membatik.

Awal mula membatik karena sang ibu

Muslimah 27 tahun ini lulusan bidang informatika ini selain hobi membatik juga hobi jalan-jalan dan traveling. Membatik sendiri bisa dibilang sudah mendarah daging di keluarganya. Ibunya juga seorang pembatik, tidak tanggung-tanggung, sang ibu merupakan lulusan dari sekolah jurusan batik. Hobi membatiknya sendiri sudah Nurul mulai sejak kecil. Dimulai dari melihat sang ibu membatik sejak kecil hingga muncul rasa penasaran dan ia juga mulai membatik. Sejak itulah Nurul mulai membatik. Biasanya saat masih kuliah ia membatik selain sebagai hobi, juga sebagai pekerjaan sampingan.

Ke luar negeri karena pandai membatik

Selain membatik, Nurul juga sering mengisi acara-acara kenegaraan. Di acara- acara tersebut ia biasanya membuat workshop tentang membatik atau demo pembuatan batik. Tidak jarang ia diundang oleh kementerian pariwisata dan kedutaan-kedutaan besar di luar negeri. Bahkan saat Konferensi Asia - Afrika (KAA) di Bandung kemarin ia juga ikut berpartisipasi sebagai salah satu pembatik.

Selain KAA, Nurul juga sering bepergian ke luar negeri bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di berbagai negara di Eropa, Asia, dan Amerika untuk mengadakan workshop batik atau sekedar mengadakan demo pembuatan batik. Biasanya ia menghabiskan 10 hari jika ada kegiatan di luar negeri.

Batik dan orang asing

Menurutnya banyak orang asing yang menyukai batik karena kain batik adalah kain yang unik dan jarang dijumpai. Makanya moeslemates, kalau diluar negeri batik lebih dihargai. Ia juga bilang kalau dirinya turut senang melihat banyak orang asing yang entusias terhadap batik. Bahkan hampir disetiap workshopnya, banyak yang berlomba-lomba untuk ikut workshop. Semuanya buru-buru mendaftar untuk belajar membuat batik. Kalau tidak bisa karena kuota terbatas, banyak dari orang asing tersebut yang tetap ikut masuk keruangan meski hanya bisa melihat atau sekedar mendengarkan.

Usaha batik tulis

Kini karena sudah lulus kuliah, ia bisa berfokus ke usaha batik tulis bernama Kartika’s Collection yang sedang ia rintis. Ia menjual batik tulis dan batik kombinasi karya-karyanya sendiri. Dia mulai mengerjakan batik-batiknya sedikit demi sedikit, hal ini dikarenakan proses pembuatan batik tulisnya perlu setidaknya dua minggu untuk batik motif sederhana dan sekitar tiga bulan untuk batik yang motifnya lebih rumit. Hal ini dikarenakan prosesnya yang memakan waktu. Tidak heran kalau batik tulisan buatnya dijual dengan harga minimum 2 juta rupiah moeslemates.

Makanya moeslemates, jangan lupa cintai budayamu sendiri yak arena kalau bukan kita maka siapa lagi? Hal lain yang bisa kita pelajari dari Nurul adalah untuk terus tekun menjalani hobi atau apapun yang kita cintai karena siapa yang tau soal buah ketekunanmu? Bisa jadi kamu seperti Nurul, atau bahkan lebih :)

Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS